Berita

Presiden Prabowo Subianto/Net

Politik

Prabowo Bisa Jadi Tokoh Perdamaian Dunia, jika ...

RABU, 25 JUNI 2025 | 18:02 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Presiden Prabowo Subianto diyakini akan menjadi tokoh perdamaian dunia, di tengah konflik Timur Tengah antara Israel dengan Iran.

Founder Citra Institute, Yusak Farchan memandang, Prabowo sebagai salah seorang pemimpin di negara ASEAN punya kemampuan meredam konflik internasional yang tengah terjadi.

Sebab dalam forum internasional di Rusia beberapa waktu lalu, Yusak mendapati sikap tegas Prabowo dan juga pemerintah Indonesia atas eskalasi konflik Israel-Iran. 


"Saya kira garis politik non blok yang dianut dan disampaikan Prabowo di Rusia beberapa hari lalu sudah tepat," ujar Yusak kepada RMOL, Rabu, 26 Juni 2025.

Sikap geopolitik Prabowo yang demikian, dipandang kandidat doktor ilmu politik Universitas Nasional (UNAS) itu, secara tidak langsung sebagai kampanye perdamaian dunia.

"Karena memang di samping tidak menguntungkan jika Indonesia terseret ke arena perang Iran-Israel secara langsung, melalui ASEAN kita berharap Prabowo bisa tampil lebih aktif lagi mendesak proses gencatan senjata," tuturnya.

Jika hal itu dilakukan, Yusak meyakini Prabowo bisa menjadi tokoh perdamaian dunia, karena eskalasi perang antara Israel-Iran yang menguat akibat campur tangan Amerika Serikat, pada akhirnya bisa direkam dengan sikap non-blok negara-negara kawasan ASEAN.

"Masyarakat internasional bisa diajak agar mendukung proses perdamaian dunia. Dan ASEAN bisa lebih keras mengecam Israel karena melanggar hukum internasional," demikian Yusak menambahkan.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya