Berita

Juliana Marins/Net

Dunia

Turis Brasil yang Hilang di Gunung Rinjani Ditemukan Tewas

RABU, 25 JUNI 2025 | 12:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Seorang turis asal Brasil, Juliana Marins (26), yang sempat dinyatakan hilang setelah terjatuh dari tebing di dekat kawah Gunung Rinjani, akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa pada Selasa, 24 Juni 2025. 

Kabar duka itu dikonfirmasi oleh keluarganya melalui sebuah pernyataan emosional di media sosial.

“Dengan sangat sedih, kami sampaikan bahwa dia tidak selamat. Kami tetap sangat berterima kasih atas semua doa, pesan kasih sayang, dan dukungan yang telah kami terima," tulis pihak keluarga, seperti dimuat BBC pada Rabu, 25 Juni 2025.


Juliana Marins diketahui sedang melakukan perjalanan keliling Asia Tenggara dan tiba di Pulau Lombok setelah mengunjungi Thailand dan Vietnam. 

Ia mendaki Gunung Rinjani, gunung berapi tertinggi kedua di Indonesia, bersama lima teman dan seorang pemandu pada Sabtu pagi, sekitar pukul 06.30 waktu setempat.

Menurut keterangan otoritas taman nasional dan rekan pendaki, Marins terjatuh dari tebing curam yang mengelilingi jalur pendakian di sekitar kawah gunung. 

“Medannya licin, pendakiannya sangat sulit, dan jarak pandang buruk,” kata seorang anggota kelompok kepada stasiun TV Brasil.

Meski sempat selamat dari jatuh pertama, dan terdengar berteriak minta tolong, cuaca buruk serta medan ekstrem membuat upaya penyelamatan sangat sulit. 

Drone yang digunakan pun kesulitan mendeteksi keberadaannya karena kabut tebal dan keterbatasan visibilitas.

“Pada Minggu pagi, rekaman drone menunjukkan bahwa dia tidak lagi berada di lokasi sebelumnya. Kabut tebal menghambat penggunaan drone termal, dan dia tidak merespons panggilan tim penyelamat," kata otoritas taman. 

Setelah sempat dilacak kembali pada Senin, 22 Juni 2025, tim penyelamat harus menghentikan upaya karena cuaca yang memburuk. Keluarga mengatakan bahwa Marins tampaknya jatuh lebih jauh dari lokasi awal.

Akhirnya pada Selasa, 24 Juni 2025, tim berhasil mencapai lokasi tubuhnya setelah turun sekitar 600 meter ke dalam jurang. 

Namun, kondisi cuaca yang masih tidak mendukung membuat evakuasi jasad belum bisa dilakukan, menurut pernyataan Badan Pencarian dan Penyelamatan Indonesia.

“Kami akan melanjutkan upaya pengambilan jenazah pada Rabu pagi,” kata Mohammad Syaffi, Kepala Pencarian dan Penyelamatan, yang juga menyebutkan bahwa total 50 orang terlibat dalam misi penyelamatan ini.

Gunung Rinjani, yang menjulang setinggi 3.726 meter, dikenal sebagai destinasi populer bagi pendaki dari seluruh dunia. 

Namun, rutenya yang menantang dan kondisi cuaca yang tidak menentu sering kali meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pendaki yang kurang berpengalaman atau tanpa persiapan matang.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Arah Pergerakan Ekonomi Nasional dalam Papan Catur Oligarki

Minggu, 06 September 2026 | 05:51

Breaking News: Bandara Soeta Ditutup!

Minggu, 06 September 2026 | 05:16

Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Terdeteksi Hingga Sumbar

Minggu, 06 September 2026 | 04:52

Menerima Dubes AS untuk ASEAN

Minggu, 06 September 2026 | 04:22

KKP Gelar Inspeksi Kapal Perikanan Demi Lindungi ABK Sesuai Konvensi ILO 188

Minggu, 06 September 2026 | 03:53

Ketika Rasa Sakit Direduksi Angka

Minggu, 06 September 2026 | 03:23

TelkomProperty Pastikan Optimalisasi Aset dan Memenuhi Prinsip Value Creation

Minggu, 06 September 2026 | 02:50

Jangan Ulangi Kesalahan Revolusi Biru

Minggu, 06 September 2026 | 02:21

Tidak Cukup Hanya Pakai Masker, Ini Bahaya Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau

Minggu, 06 September 2026 | 01:59

Photex Navy Force SGS 2026 Tampilkan Formasi Laut di Perairan Banten

Minggu, 06 September 2026 | 01:46

Selengkapnya