Berita

Ketua DPR RI Puan Maharani (tengah)/RMOL

Politik

Sikapi Nota Diplomatik Saudi, DPR Buka Peluang Bentuk Pansus Haji

SELASA, 24 JUNI 2025 | 13:12 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI merespons nota diplomatik yang dilayangkan Pemerintah Arab Saudi kepada Pemerintah Indonesia yang berisi lima catatan penting terkait penyelenggaraan ibadah haji 1446 Hijriah/2025 Masehi. 

Nota tersebut dikirim melalui Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta dan diterima secara resmi oleh Kementerian Luar Negeri RI pada 16 Juni 2025.

Ketua DPR RI, Puan Maharani mengatakan, lima poin nota diplomatik tersebut sudah lama diselesaikan oleh pemerintah. Namun, kata Puan, memang dalam pelaksanaan haji 2025 ini banyak hal yang harus dievaluasi.


“Banyak hal yang harus kita selesaikan dengan lebih baik sehingga pelaksanaan haji di tahun depan itu tidak akan terulang lain,” kata Puan kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Selasa 24 Juni 2025. 

Puan mengatakan, pimpinan DPR akan meminta penjelasan Komisi terkait dalam hal ini Komisi VIII terkait sejumlah catatan pelaksanaan haji tahun ini.

“Setelah itu jika memang harus dilakukan Pansus Haji untuk pelaksanaan perbaikan ke depan, kita DPR sesuai dengan mekanismenya akan melaksanakan Pansus Haji,” pungkasnya.

Adapun lima nota diplomatik Arab Saudi kepada Pemerintah RI berisi soal Validasi data jemaah tidak sinkron, Pergerakan jemaah tidak sesuai konfigurasi syarikah, Penempatan hotel tidak sesuai prosedur, Tingginya risiko kesehatan jemaah, dan Masalah pelaksanaan Dam.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya