Berita

Massa aksi yang tergabung dalam “Kader PPP Penjaga Marwah Partai” saat mendatangi Kantor DPP PPP, di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat 20 Mei 2025/Ist

Politik

Geruduk Kantor PPP, Kader Penjaga Marwah Minta Rommy Dipecat

SABTU, 21 JUNI 2025 | 10:31 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Desakan agar Ketua Majelis Pertimbangan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Romahurmuziy atau Rommy dipecat, semakin kencang.

Desakan itu salah satunya disuarakan massa aksi yang tergabung dalam “Kader PPP Penjaga Marwah Partai” saat mendatangi Kantor DPP PPP, di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat 20 Mei 2025.

Koordinator Aksi, Muchbari bercerita soal keterpurukan PPP dimulai sejak kepemimpinan Rommy saat menjadi ketua umum, yang menimbulkan efek buruk hingga saat ini.


Di mulai pada tahun 2017, Rommy dengan nyata menggadaikan PPP dengan memilih pemimpin non-muslim di Pilkada Jakarta 2017 sehingga PPP dimusuhi umat dan ulama hingga hari ini.

“Lalu, arogansi dan kesombongan Rommy telah menghancurkan PPP sejak Pemilu 2019, tepatnya saat Rommy tertangkap KPK. Padahal saat itu kader sedang berjuang,” ujar Muchbari dalam keterangan tertulis, Sabtu 21 Juni 2025.

Muchbari menyebut, hukuman penjara saat itu tidak membuat Rommy jera. Padahal, Rommy sudah kembali diberikan kepercayaan oleh Plt Ketua Umum PPP Muhamad Mardiono sebagai Ketua Majelis Pertimbangan, namun Rommy kembali berulah dengan mengobral partai berlambang Kabah.

“PPP hanya dijadikan komoditas dagangan oleh mantan narapidana. Sejak menjadi pengurus, Rommy selalu mengobok-obok dan cawe-cawe di DPP PPP untuk syahwat politik dan ekonomi pribadinya,” tegasnya.

“PPP hanya dijadikan alat untuk menggapai ambisi kuasa dan uang bagi Rommy tanpa memikirkan nasib partai dan para kader berjuang habis-habisan membela PPP,” sambungnya.

Muchbari menegaskan bahwa “Kader PPP Penjaga Marwah Partai” mengutuk dan menolak segala bentuk aksi Rommy yang ingin menghancurkan PPP.

“Kami akan menghadapi segala rongrongan, provokasi, dan tantangan dari berbagai pihak yang ingin menghancurkan PPP. Kami siap menjadi martir dan mujahid demi keutuhan dan kejayaan PPP,” pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

Yang Rada Gila

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:23

KPK Wanti-wanti Bantuan Korban Gempa NTT Jangan Dikorupsi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:17

Utang Luar Negeri RI Tembus Rp8.090 Triliun di Triwulan II 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:10

Putin dan Prabowo Bakal Gelar Pertemuan di Vladivostok Awal September

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:09

Pembukaan Rapat Paripurna Diawali Ucapan Duka Cita untuk Korban Gempa

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:06

Menanti Nasib Investasi INA-SRF Usai Menang Gugatan Lawan Kimia Farma

Selasa, 18 Agustus 2026 | 12:02

Penangguhan Penahanan Asrul Azis Taba Ditolak

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:56

BPK Dorong Tata Kelola Kementerian Hukum Naik Kelas

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:46

Kelahiran Anak Gajah Sumatera di Padang Sugihan Jadi Kado Istimewa HUT RI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:40

Pelemahan Rupiah Bisa Tekan Subsidi hingga Inflasi

Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:34

Selengkapnya