Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

AS Pertimbangkan Keterlibatan di Konflik Timteng, Harga Emas Dunia Stabil

SABTU, 21 JUNI 2025 | 10:18 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas bergerak stabil dan berada di jalur penurunan mingguan. 

Pergerakan harga emas ini dibarengi dengan sinyal meredanya konflik di Timur Tengah meskipun ancaman masih terus membayangi terutama terhadap kemungkinan bahwa Amerika Serikat (AS) akan terlibat dalam konflik Israel-Iran.

Dikutip dari Reuters, harga emas spot di pasar New York nyaris tak berubah pada level 3.368,68 Dolar AS per ons pada Jumat 20 Juni 2025. Sepanjang minggu ini, harga emas spot telah turun 1,8 persen. 


Sementara kontrak berjangka emas AS ditutup turun 0,7 persen ke 3.385,70 Dolar AS per ons.

Trader memastikan emas bertahan stabil karena Trump menarik kembali pernyataannya soal serangan yang 'segera' terhadap Iran. 

"Penurunan ke kisaran 3.250 Dolar AS per ons masih mungkin terjadi, tetapi setiap penurunan selama reli emas ini selalu direspons dengan aksi beli yang agresif," kata Tai Wong, pedagang logam independen.

Sementara itu, analis lain mengatakan pasar terus memantau permintaan asset aman di tengah konflik Iran-Israel.

"Kami masih melihat adanya permintaan kuat dari pencari aset aman dan bank sentral, yang seharusnya memberikan dukungan kuat bagi harga emas di level saat ini," ujar Carsten Menke, analis di Julius Baer.

Logam lainnya terpantau bervariasi. Harga perak di pasar spot turun 1 persen menjadi 36,02 Dolar AS per ons. Paladium turun tipis 0,1 persen ke 1.049 Dolar AS. 

Platinum merosot 3,1 persen ke 1.266,72 Dolar AS.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya