Berita

Bursa Efek Indonesia/RMOL

Bisnis

Anak Usaha UNTR Akuisisi Saham Supreme Energy, Transaksi Capai Rp311,65 Miliar

SABTU, 21 JUNI 2025 | 10:01 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

RMOL.  PT Energia Prima Nusantara (EPN), anak usaha dari PT United Tractors Tbk. (UNTR), resmi mengakuisisi saham milik Supreme Energy di PT Supreme Energy Sriwijaya (SES) dengan nilai transaksi mencapai 19,173 juta Dolar AS atau setara Rp311,65 miliar.

Dalam keterbukaan informasi di laman Bursa Saham Indonesia yang dikutip Sabtu 1 Juni 2025, disebutkan bahwa transaksi mencakup 780.462.878 lembar saham SES yang diambil alih oleh EPN dari Supreme Energy. 

“Perseroan dengan ini menyampaikan bahwa pada tanggal 18 Juni 2025, EPN dan Supreme telah menandatangani Akta Jual Beli di hadapan Aulia Taufani, S.H., Notaris di Jakarta, untuk penjualan 780.462.878 lembar saham milik Supreme yang dibeli oleh EPN di SES dengan total nilai keseluruhan sebesar 19.173.002,08 Dolar AS atau setara dengan Rp311.657.148.792," terang manajemen UNTR. 


“Penandatanganan Perjanjian Jual Beli ini merupakan bentuk pemenuhan dari jual beli saham sebagaimana diatur dalam perjanjian sebelumnya yang ditandatangani pada 13 Mei 2024,” lanjutnya. 

Langkah akuisisi ini dilakukan sebagai bagian dari strategi diversifikasi bisnis United Tractors, khususnya untuk memperkuat ekspansi di sektor energi terbarukan melalui proyek pembangkit listrik berbasis geothermal.

Manajemen mengatakan, transaksi ini tidak termasuk transaksi material sebagaimana dimaksud dalam POJK No. 17/2020 maupun transaksi afiliasi dalam POJK No. 42/2020, karena dilakukan antara pihak yang tidak terafiliasi.

Dengan akuisisi ini, UNTR melalui EPN mempertegas komitmennya untuk terus mengembangkan bisnis di sektor energi bersih dan berkelanjutan, sejalan dengan agenda transisi energi nasional.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya