Berita

Federal Reserve (The Fed)/RMOL

Bisnis

Waspadai Kenaikan Harga Akibat Tarif Impor, The Fed Tahan Suku Bunga

KAMIS, 19 JUNI 2025 | 09:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bank Sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed), memutuskan untuk tidak menaikkan atau menurunkan suku bunga, tetap berada di level 4,25–4,5 persen pada Rabu, 18 Juni 2025.

Ketua The Fed, Jerome Powell, menyampaikan bahwa kebijakan suku bunga masih bisa berubah, tergantung data terbaru, terutama terkait tingkat inflasi. Ia meminta masyarakat dan pelaku pasar tidak terlalu bergantung pada prediksi jalur suku bunga, karena semua keputusan akan disesuaikan dengan situasi ekonomi yang berkembang.

“Tidak ada yang bisa memprediksi arah suku bunga dengan pasti. Semuanya tergantung pada data, khususnya inflasi,” kata Powell dalam konferensi pers setelah pertemuan dua hari The Fed, dikutip dari Reuters.


Powell juga memperingatkan bahwa kenaikan harga (inflasi) kemungkinan besar akan terjadi dalam beberapa bulan mendatang, dipicu oleh tarif atau pajak impor baru yang sedang direncanakan oleh Presiden AS, Donald Trump.

Menurutnya, tarif akan menambah beban biaya pada produsen, importir, hingga pengecer, yang pada akhirnya bisa dilimpahkan ke konsumen. Ini berisiko membuat harga barang-barang naik.

"Pada akhirnya, konsumen bisa jadi yang menanggung biaya tarif itu. Dan itu akan mendorong inflasi," ujarnya.

Karena alasan tersebut, Powell menyarankan agar The Fed menunggu lebih lama sebelum memutuskan pemotongan suku bunga, sampai ada gambaran yang lebih jelas soal dampak tarif terhadap inflasi.

Dalam laporan ekonomi terbaru The Fed, diperkirakan ekonomi AS akan melambat di tahun 2025, dengan pertumbuhan ekonomi hanya 1,4 persen, tingkat pengangguran naik jadi 4,5 persen, dan inflasi mencapai 3 persen, masih cukup tinggi dibandingkan target normal.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

UPDATE

Naming Rights Halte untuk Parpol Dinilai Politisasi Ruang Publik

Rabu, 15 April 2026 | 12:19

Iran Taksir Kerugian Akibat Serangan AS-Israel Capai Rp4.300 Triliun

Rabu, 15 April 2026 | 12:13

Prima Sebut Wacana PDIP Gaji Guru Rp5 Juta Ekspektasi Semu

Rabu, 15 April 2026 | 12:12

Kasus Pelecehan di FHUI Jadi Ujian Integritas Kampus

Rabu, 15 April 2026 | 12:06

Temui Dubes UEA, Waka MPR Pacu Investasi dan Transisi Energi

Rabu, 15 April 2026 | 11:52

IPC TPK Sukses Kelola 850 Ribu TEUs di Awal 2026

Rabu, 15 April 2026 | 11:41

Diduga Dianiaya Senior, Anggota Samapta Polda Kepri Tewas

Rabu, 15 April 2026 | 11:34

Auditor BPKP Ungkap Kerugian Pengadaan Chromebook Terjadi Selama 3 Tahun

Rabu, 15 April 2026 | 11:32

Soal Kasus Bea Cukai, Faizal Assegaf Ungkap Kronologi Hubungan dengan Rizal

Rabu, 15 April 2026 | 11:21

Zelensky Sindir AS Kehilangan Fokus ke Ukraina Akibat Perang Iran

Rabu, 15 April 2026 | 11:03

Selengkapnya