Berita

Ilustrasi/RMOL via AI

Bisnis

Terdampak Profit Taking, Harga Emas Runtuh 1,2 Persen

SELASA, 17 JUNI 2025 | 09:16 WIB | LAPORAN: RENI ERINA


RMOL.
Harga emas merosot lebih dari 1 persen saat trader mengambil keuntungan setelah harga mencapai titik tertinggi dalam delapan minggu. Sebaliknya harga logam lainnya menguat.

Pasar saat ini tengah gelisah terhadap situasi global dengan memanasnya konflik Israel-Iran. Rencana pertemuan Federal Reserve pada pekan ini juga menjadi sorotan.

Sementara itu, para pemimpin dari negara-negara Group of Seven memulai pembicaraan tahunan di Kanada.

Sementara itu, para pemimpin dari negara-negara Group of Seven memulai pembicaraan tahunan di Kanada.

Dikutip dari Reuters, harga emas di pasar spot New York  menyusut 1,2 persen menjadi 3.392,86 Dolar AS per ons pada perdagangan Senin 16 Juni 2025 atau Selasa dini hari WIB. 

Sementara, harga emas berjangka Amerika Serikat ditutup turun 1 persen menjadi 3.417,30 Dolar AS per ons.

Analis mengatakan, emas bergerak lebih tinggi selama beberapa sesi terakhir, sebagian besar sebagai respons terhadap konflik antara Israel dan Iran. 

"Hari ini, kita melihat lebih banyak kemunduran, kemungkinan karena aksi ambil untung setelah pergerakan yang lebih tinggi itu," kata David Meger, Direktur High Ridge Futures.

Harga logam lainnya; perak spot stabil pada 36,33 Dolar AS, platinum menguat 2 persen menjadi 1.252,57 Dolar AS, dan paladium naik 0,8 persen menjadi 1.036,10 Dolar AS.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya