Berita

Wajah Presiden ke-7 RI Joko Widodo terlihat bengkak/Net

Politik

Dokter Tifa Sarankan Jokowi Berobat ke Guangzhou Hospital

MINGGU, 15 JUNI 2025 | 08:27 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pegiat media sosial Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa mengaku prihatin dengan kondisi Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi yang diduga menderita sakit autoimun. Dalam penampilan terbarunya, wajah Jokowi terlihat bengkak. 

"Melihat kondisi fisiknya dari hari ke hari semakin mengkhawatirkan," kata Dokter Tifa melalui akun X miliknya yang dikutip Minggu 15 Juni 2025.

Untuk mengobati sakitnya agar tidak bertambah parah, Dokter Tifa menyarankan Jokowi berobat ke Guangzhou Hospital, China.


"Saya sarankan segera rawat ke Guangzhou hospital," saran Dokter Tifa.

"Autoimun itu berat, unpredictable, risiko multi organ damage," sambungnya.

Kata Dokter Tifa, dengan tingkat stres yang luar biasa, fisik mungkin tak akan mampu menahan gempuran perang dalam tubuh.

Diketahui, saat menerima wartawan di kediamannya yang berlokasi di Kelurahan Sumber Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, pada Jumat 13 Juni 2025, wajah Jokowi terlihat bengkak. 

Tidak hanya itu, Jokowi yang mengenakan kemeja putih lengan panjang juga tampak pucat. Di Kedua tangannya juga terlihat bercak merah.





Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya