Berita

Ilustrasi/Ist

Bisnis

Inflasi AS Lebih Rendah dari Ekspektasi, Harga Emas Dunia Bersinar

KAMIS, 12 JUNI 2025 | 07:11 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas menguat karena angka inflasi Amerika yang lebih rendah dari perkiraan.

Data terbaru menunjukkan Indeks Harga Konsumen (CPI) AS hanya naik 0,1 persen pada Mei, melambat dibanding kenaikan 0,2 persen pada April.

Ekonom yang disurvei Reuters sebelumnya memperkirakan CPI akan naik 0,2% secara bulanan dan 2,5% secara tahunan.


"Angka CPI inti yang rendah mendorong seluruh kompleks logam mulia naik karena imbal hasil dan dolar jatuh. Harapannya adalah hal itu akan membawa penurunan suku bunga the Fed lebih cepat," kata Tai Wong, trader logam independen.

Emas spot di pasar New York naik 0,1 persen menjadi 3.324,72 Dolar AS per ons pada perdagagangan Rabu 11 Juni 2025 Waktu setempat. 

Sementara, harga emas berjangka Amerika Serikat berakhir mendatar di posisi 3.343,7 Dolar AS per ons.

"Pasar ingin melihat emas dan perak melampaui level tertinggi baru-baru ini, masing-masing 3.403 Dolar AS dan 36,90 Dolar AS, sebagai sinyal untuk kenaikan harga. Jika kita tidak mengalami reli yang kuat karena data yang mengejutkan, itu mungkin menandakan koreksi jangka pendek," kata Wong.

Harga platinum melambung 2,9 persen menjadi 1.256,70 Dolar AS per ons, mencapai level tertinggi sejak 2021 pada awal sesi.

Perak spot merosot 1,2 persen menjadi 36,11 Dolar AS per ons. Paladium menguat 1,3 persen menjadi 1.074,25 Dolar AS.

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Gencatan Senjata Iran-AS Hampir Berakhir, Milisi Irak Siaga Penuh

Selasa, 21 April 2026 | 08:19

Dolar AS Terkoreksi: Investor Mulai Lepas Aset Safe-Haven

Selasa, 21 April 2026 | 08:06

Sinergi BNI dan Perempuan NTT: Mengubah Daun Lontar Menjadi Penggerak Ekonomi

Selasa, 21 April 2026 | 07:48

Tim Cook Mundur sebagai CEO Apple

Selasa, 21 April 2026 | 07:35

Refleksi 4 Tahun Prudential Syariah: Mengubah Paradigma Deteksi Dini Kanker

Selasa, 21 April 2026 | 07:27

Emas Dunia Masih Sulit Bangkit di Tengah Kenaikan Harga Minyak

Selasa, 21 April 2026 | 07:16

Kerja Sama Polri-PBB Pertegas Posisi RI dalam Misi Perdamaian Dunia

Selasa, 21 April 2026 | 07:10

Bursa Eropa Merah, Sektor Penerbangan Paling Terpukul

Selasa, 21 April 2026 | 07:05

Relawan Protes JK Asal Klaim soal Jokowi Presiden

Selasa, 21 April 2026 | 06:51

Politik Angka vs Realitas Ekologi: Sungai Tak Bisa Dipimpin Statistik

Selasa, 21 April 2026 | 06:29

Selengkapnya