Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Cadangan Devisa China Meningkat di Mei 2025

SENIN, 09 JUNI 2025 | 08:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Cadangan devisa China pada Mei 2025 naik sebesar 3,6 miliar Dolar AS menjadi 3,285 triliun Dolar AS. 

Angka ini naik dari 3,282 triliun Dolar AS pada April, mencapai level tertinggi sejak September lalu. 

Kenaikan ini dipicu oleh pelemahan Dolar AS terhadap mata uang utama lainnya dan perubahan harga aset. 


Sepanjang Mei, Yuan melemah sebesar 1,05 persen terhadap Dolar AS,  sementara Dolar turun 0,23 persen terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya. 

Cadangan emas berada di 73,83 juta ons troy murni pada akhir Mei, sedikit naik dari 73,77 juta ons pada bulan sebelumya,  karena bank sentral membeli logam mulia tersebut selama tujuh bulan berturut-turut. 

Namun, nilai cadangan emas sedikit turun menjadi setara dengan 242 miliar Dolar AS, turun dari 244 miliar Dolar AS bulan sebelumnya, akibat penurunan harga bullion pada Mei.

Cadangan devisa China adalah aset asing yang dimiliki atau dikendalikan oleh bank sentral negara tersebut. 

Cadangan ini terdiri dari emas atau mata uang tertentu. Mereka juga bisa berupa hak pengambilan khusus dan surat-surat berharga yang dapat diperdagangkan yang denomimasikan dalam mata uang asing seperti surat hutang jangka pendek, obligasi pemerintah, obligasi perusahaan, ekuitas, dan pinjaman mata uang asing.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya