Berita

Elon Musk buka wacana mendirikan partai politik baru di AS/Net

Global

Ribut dengan Trump, Elon Musk Buka Opsi Bentuk Partai Baru

MINGGU, 08 JUNI 2025 | 00:43 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Ketegangan antara Elon Musk dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memanas. Terbaru, pengusaha teknologi asal AS yang juga menyandang status orang terkaya di dunia itu menggulirkan wacana pembentukan partai politik baru di Negeri Paman Sam.

Langkah tersebut disampaikannya lewat jajak pendapat di platform media sosial X. Musk mempertanyakan apakah sudah saatnya membentuk kekuatan politik baru dengan posisi ideologi di tengah.

"Apakah sudah waktunya untuk membuat partai politik baru di Amerika yang benar-benar mewakili 80 persen di tengah?" tulis Musk melalui akun X pribadinya, dikutip Sabtu 7 Juni 2025.


Hanya dalam waktu sehari, jajak pendapat tersebut mendapat respons luar biasa. Sebanyak 80 persen warganet menyatakan dukungan terhadap gagasan Musk.

Situasi ini terjadi di tengah hubungan Musk dan Trump yang memburuk, menyusul perdebatan seputar rancangan undang-undang pajak. Hubungan keduanya yang sebelumnya kerap digambarkan sebagai bromance oleh media internasional, kini retak.

Puncaknya terjadi ketika Trump menyampaikan pidato dari Oval Office yang disiarkan langsung di berbagai stasiun televisi. Dalam pernyataannya, ia mengaku sangat kecewa terhadap kritik Musk.

Tak tinggal diam, Musk langsung membalas melalui X. Ia menyatakan bahwa Partai Republik tidak akan menang dalam Pemilu 2024 tanpa kontribusinya. Bahkan, ia menyindir Trump sebagai sosok yang tak tahu berterima kasih.

"Tanpa saya, Trump akan kalah dalam pemilihan, Partai Demokrat akan mengendalikan DPR dan Partai Republik akan 51-49 di Senat," kata Musk.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya