Berita

Menteri Kebudayaan Fadli Zon/RMOL

Politik

Fadli Zon Siap Berdebat dengan Pihak Penolak Stairlift Borobudur

JUMAT, 06 JUNI 2025 | 12:16 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyatakan kesiapannya untuk berdebat dengan pihak-pihak yang menolak pemasangan stairlift atau alat bantu naik-turun di Candi Borobudur. 

Menurutnya, pemasangan stairlift justru merupakan bentuk kemajuan dan wujud dari inklusivitas terhadap kelompok disabilitas dan lanjut usia.

Dalam pernyataannya usai salat Iduladha di Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat, 6 Juni 2025, Fadli menegaskan bahwa polemik terkait pemasangan stairlift di situs warisan dunia seperti Borobudur seharusnya tidak perlu terjadi.


Fadli menyebut pemasangan alat bantu seperti stairlift bukanlah sesuatu yang masif atau merusak, melainkan bentuk penyesuaian yang sudah lazim diterapkan di berbagai situs budaya internasional.

"Stairlift itu tidak masif. Kalau kita datang ke situs-situs heritage dunia itu sudah ada, dipasang di mana-mana, kita ini terlambat," kata Fadli.

Dia  bahkan menyarankan agar masyarakat Indonesia memperluas wawasan dengan mengunjungi situs warisan budaya dunia lainnya, seperti Angkor Wat di Kamboja atau Acropolis di Yunani, yang telah lebih dulu menerapkan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas.

"Kita memang perlu piknik gitu ya, untuk melihat warisan budaya, misalnya di Angkor Wat, di Acropolis, ya di mana-mana itu sudah dipasang. Itu namanya bagian dari inklusivitas," tuturnya.

Dengan latar belakang tersebut, Menteri Kebudayaan RI itu menyatakan siap berdebat dengan pihak-pihak yang mengkritik penerapan stairlift.

"Jadi tidak perlu ada satu polemik yang menurut saya tidak ada apa-apanya karena ini sudah dilakukan di seluruh dunia. Saya bisa berdebat dengan mereka yang kontra itu, tidak ada masalah," ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Undang-Undang di Indonesia juga mendorong adanya akses setara bagi kelompok berkebutuhan khusus, termasuk lansia dan orang yang mengalami kecelakaan.

"Jadi bagian yang memang diharapkan oleh undang-undang kita juga ada akses kepada kalangan disabilitas dan juga kalangan yang senior-senior. Jadi itu sudah umum, tidak perlu ada kontroversi dan tidak merusak sama sekali," tegasnya.

Pernyataan Fadli Zon ini muncul di tengah perdebatan publik mengenai rencana pemerintah untuk memasang fasilitas aksesibilitas di Candi Borobudur, yang oleh sebagian kalangan dianggap dapat merusak keaslian situs warisan dunia tersebut.

Populer

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

UPDATE

Tokoh Pemuda Papua Soroti Ancaman Provokasi Asing dalam Film Pesta Babi

Kamis, 28 Mei 2026 | 00:10

Geopolitik Tembaga: Peran Indonesia dalam AI Supply Chain

Rabu, 27 Mei 2026 | 23:43

Pakar IPB Ungkap Fakta di Balik Perbedaan Daging Kurban

Rabu, 27 Mei 2026 | 23:17

Athari Gauthi Tebar Sapi Kurban Lewat Jalur Parlemen Daerah

Rabu, 27 Mei 2026 | 22:30

AMPI Gerakkan Solidaritas Pemuda Lewat Penyaluran Kurban Sapi

Rabu, 27 Mei 2026 | 21:46

PTK Pastikan Operasional Maritim Tetap Jalan Selama Libur Iduladha

Rabu, 27 Mei 2026 | 21:37

Menlu Sugiono: Kunjungan Prabowo ke Prancis Penuhi Undangan Macron

Rabu, 27 Mei 2026 | 21:10

Purbaya Samakan Dirinya dengan Nabi Yusuf: Sama-sama Menteri Keuangan

Rabu, 27 Mei 2026 | 21:08

Jokowi Ingin Pamer Kekuatan ke Prabowo

Rabu, 27 Mei 2026 | 20:56

Istana: 1.098 Sapi Kurban Merupakan Bantuan Pemerintah lewat Banpres

Rabu, 27 Mei 2026 | 20:33

Selengkapnya