Berita

Ketua DPR RI Puan Maharani/RMOL

Politik

Puan Maharani: Jangan Sepelekan Peningkatan Kasus Covid-19

KAMIS, 05 JUNI 2025 | 08:43 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Lonjakan kasus Covid-19 di beberapa negara di Asia Tenggara harus menjadi perhatian serius dan tidak boleh disepelekan.

Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan, kenaikan kasus Covid-19 ini harus diwaspadai pemerintah dengan mengambil langkah terukur demi melindungi masyarakat. Apalagi tren kasus Covid-19 di Indonesia dilaporkan meningkat.

"Pemerintah harus memiliki sense of urgency yang tinggi dan tidak boleh lengah," kata Puan kepada wartawan, Kamis 5 Juni 2025.


Puan juga mengingatkan pemerintah untuk memastikan ketahanan kesehatan nasional menyusul adanya peningkatan kasus Covid-19 belakangan ini.

“Sehingga saat terjadi skenario terburuk, kita sudah siap dan bisa mengatasinya,” kata politikus PDIP ini.

Terkait laporan mingguan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) soal adanya peningkatan kasus positif Covid-19, Puan mengatakan, temuan kasus tersebut merupakan momentum untuk memperkuat sistem deteksi dini dan sistem kesehatan di Tanah Air.

“Tentunya pemerintah harus meningkatkan kapasitas testing dan pelacakan, memastikan distribusi vaksin booster yang memadai, serta menguatkan edukasi dan komunikasi publik secara konsisten dan transparan," demikian Puan.

Kementerian Kesehatan melaporkan temuan tujuh kasus baru Covid-19, per Senin 2 Juni 2025. Sedangkan total kasus sebanyak 72 pasien sepanjang 2025. 

Kemenkes juga melaporkan positivity rate Covid-19 saat ini naik menjadi 2,05 persen, dari sebelumnya yang berada di bawah angka 1 persen.

Pada minggu ke-17 sampai ke-19 tahun ini, Kemenkes melihat adanya kenaikan kasus di Provinsi Banten, Jakarta dan Jawa Timur. 

Kenaikan terbanyak tercatat di pekan pertama Januari 2025 dengan 27 kasus. Tren kasus Covid-19 di Indonesia juga disebut meningkat pada minggu ke-21 dari minggu sebelumnya dengan presentasi 0 persen ke 5 persen.


Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya