Berita

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dalam sesi doorstop dengan wartawan usai menghadiri acara peluncuran policy paper Badan Riset dan Inovasi Strategis Partai Demokrat, tentang Tarif Dagang Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Fragmentasi Politik Global, di Kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Jakarta Pusat, Rabu, 4 Juni 2025/RMOL

Politik

AHY Ogah Komentari Sikap Canggung Gibran saat Bertemu Megawati

KAMIS, 05 JUNI 2025 | 01:22 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) enggan mengomentari sikap canggung Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, saat bertemu Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri.

Mulanya, AHY ditanya wartawan terkait pertemuan tatap muka Gibran dengan Megawati, dalam momen Upacara Hari Lahir Pancasila, di Gedung Pancasila, Jakarta Pusat, pada Senin, 2 Juni 2025. Sebagaimana terekam dalam video yang beredar di media sosial.

Saat itu AHY usai menghadiri peluncuran policy paper Badan Riset dan Inovasi Strategis Partai Demokrat, tentang Tarif Dagang Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Fragmentasi Politik Global, di Kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu sore, 4 Juni 2025.


Ditanya seperti itu, AHY hanya tersenyum.

Karena tak ada jawaban tegas, AHY pun kembali dicecar wartawan untuk bisa ikut mengomentari kejadian tersebut. Akan tetapi, sosok yang kini menjabat Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan itu akhirnya menyatakan ogah berkomentar.

Dia menjawab pertanyaan wartawan dengan cukup singkat, dan narasinya menjadi sekadar guyonan belaka yang mengundang tawa para wartawan yang meliput. 

"Jangan nanya ke saya dong. Oke deh, makasih ya," ucap AHY singkat, sembari tertawa.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya