Berita

Mata uang Rupiah/RMOL

Bisnis

Rupiah Tertekan ke Rp16.308, Ini Penyebabnya

SELASA, 03 JUNI 2025 | 18:06 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Nilai tukar Rupiah ditutup di level Rp16.308 per Dolar AS pada Rabu, 3 Juni 2025.

Mengutip data Bloomberg, mata uang Garuda itu melemah 55,70 poin atau minus 0,34 persen dari perdagangan sebelumnya.

Pengamat Mata Uang dan Komoditas, Ibrahim Assuaibi mengatakan, melemahnya kurs Rupiah ini dipengaruhi oleh deflasi sebesar 0,37 persen pada bulan Mei 2025.


"Deflasi ini menjadi alarm bahaya bagi ekonomi Indonesia," kata Ibrahim saat berbincang dengan RMOL.

Di samping itu, Treasury AS dan Dolar juga disebut tertekan oleh kekhawatiran tingkat utang Negeri Paman Sam yang meningkat.

"Sementara fokus tertuju pada RUU pemotongan pajak kontroversial didukung oleh Presiden Donald Trump yang baru-baru ini mengalami kemajuan di kongres," katanya.

Untuk itu, Ibrahim memprediksi Rupiah akan kembali tertekan pada perdagangan Rabu, 4 Juni 2025 besok. Mata uang itu akan bergerak fluktuatif direntang Rp16.300 sampai Rp16.370 per Dolar AS.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

UPDATE

Austria Tolak Wilayah Udaranya Dipakai AS untuk Serang Iran

Jumat, 03 April 2026 | 00:15

Memutus Mata Rantai Rabun Jauh Birokrasi

Kamis, 02 April 2026 | 23:50

PHE Tampilkan Inovasi Hulu Migas di Ajang Offshore Internasional

Kamis, 02 April 2026 | 23:21

Spirit ‘Kurban’ Prajurit UNIFIL

Kamis, 02 April 2026 | 22:57

Pencarian Berakhir Duka, Achmad Ragil Ditemukan Meninggal di Sungai Way Abung

Kamis, 02 April 2026 | 22:39

Robert Priantono Dicecar KPK soal Pungutan Tambang Kukar

Kamis, 02 April 2026 | 22:01

China Ajak Dunia Bersatu Dukung Inisiatif Perdamaian di Wilayah Teluk

Kamis, 02 April 2026 | 21:42

DPR: BPS Bukan Sekadar Pengumpul Data, tapi Penentu Arah Pembangunan

Kamis, 02 April 2026 | 21:31

78 Pejabat Pemkot Surabaya Dirotasi, Ada Apa?

Kamis, 02 April 2026 | 21:18

OJK Siap Luncurkan ETF Emas Akhir April 2026

Kamis, 02 April 2026 | 21:08

Selengkapnya