Berita

Sekjen DPP Partai Nasdem, Hermawi Taslim/Ist

Politik

Sekjen Nasdem:

Pertemuan Prabowo-Gibran dan Megawati di Hari Pancasila Baik Buat Bangsa

SENIN, 02 JUNI 2025 | 17:12 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Momen kebersamaan antara Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dan Presiden ke-5 RI sekaligus Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri dalam upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila disambut baik Sekjen DPP Partai Nasdem, Hermawi Taslim. 

Hermawi berpandangan bahwa momen tersebut sangat baik untuk bangsa dan negara. Sebab, para elitenya bersatu padu dan menunjukan keharmonisan. 

“Kehadiran Megawati di acara Hari Pancasila adalah hal yang baik dan positif buat bangsa,” ujar Hermawi kepada wartawan, Senin, 2 Juni 2025. 


Selain itu, Hermawi juga menyebut bahwa para elite politik memang sudah semestinya harmonis dan berhubungan baik antara satu dan yang lainnya.  

“Agar seluruh energi kita sebagai sebuah bangsa dikerahkan untuk mengoptimalkan pembangunan menuju kesejahteraan. Jadi, harmonisasi relasi antar pimpinan bangsa tetap menjadi prioritas kita semua,” jelasnya.

Terlebih, lanjut dia, Presiden Prabowo Subianto sudah berkali-kali menyampaikan bahwa seluruh elemen bangsa harus saling bahu-membahu untuk memajukan bangsa Indonesia. 

“Saya kan berkali-kali menegaskan seperti pesan presiden, elite harus bersatu agar menjadi contoh bagi rakyat,” pungkasnya. 

Diberitakan sebelumnya, Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, pada Senin 2 Juni 2025, menghadirkan momen langka kebersamaan antara Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri yang juga menjabat sebagai Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

Pengamat politik Adi Prayitno menilai kebersamaan ketiga tokoh tersebut sebagai momen haru yang dapat mencairkan ketegangan politik.

"Minimal ini bisa mencairkan suasana politik yang ada, khususnya antara Megawati dan Gibran. Kalau Prabowo dan Megawati sebenarnya mereka sohib lama," kata Adi kepada RMOL beberapa saat lalu.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

UPDATE

Presiden Prabowo Minta Fokus Pengelolaan SDA untuk Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 28 Januari 2026 | 20:15

BMKG: Cuaca Ekstrem Efek Samping OMC adalah Kekeliruan Sains

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:58

Kasus Penjual Es Gabus di Kemayoran Disorot DPR

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:54

Berikut Tiga Kesimpulan RDPU DPR soal Kasus Hogi Minaya

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:35

Disanksi Disiplin, Serda Heri Minta Maaf dan Peluk Pedagang Es Gabus

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:29

Pemuda dan Aktivis Mahasiswa Ingin Dilibatkan dalam Tim Reformasi Polri

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:20

Raja Juli Pantas Masuk Daftar List Menteri yang Harus Diganti

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:04

Kacamata Kuda Hukum Positif

Rabu, 28 Januari 2026 | 19:04

Thomas Djiwandono Tegaskan Tidak Ada Cawe-cawe Prabowo

Rabu, 28 Januari 2026 | 18:33

Lomba Menembak TSC Panglima Kopassus Cup 2026 Resmi Dibuka

Rabu, 28 Januari 2026 | 18:22

Selengkapnya