Berita

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi/Istimewa

Politik

Dedi Mulyadi Minta Perhutani Fokus Kelola Hutan, Bukan Tambang

SENIN, 02 JUNI 2025 | 06:14 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengapresiasi langkah tegas aparat kepolisian yang menetapkan pengelola tambang di Gunung Kuda, Cirebon, sebagai tersangka.

Ia menilai, tindakan tegas tersebut perlu menjadi contoh untuk pengusaha tambang lainnya agar tak lagi mengabaikan faktor keselamatan dan kelestarian lingkungan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Jawa Barat, Kapolres Cirebon, dan seluruh jajaran yang telah bertindak tegas. Semoga langkah ini menjadi pelajaran penting bagi para pengelola tambang agar tidak bertindak sembarangan, mengabaikan prinsip keselamatan pekerja dan perlindungan alam,” ujar Dedi Mulyadi, dikutip dari Instagram pribadinya, Minggu, 1 Juni 2025.


Dedi juga menyoroti proses pencarian korban yang belum ditemukan. Ia berharap tim gabungan yang masih berjibaku di lokasi segera menemukan para korban yang tertimbun.

“Saya berharap korban yang belum ditemukan segera bisa ditemukan. Terima kasih kepada tim evakuasi, TNI, Polri, BPBD Jawa Barat, serta semua pihak di Kabupaten Cirebon yang terus bekerja dengan penuh dedikasi,” harapnya.

Lebih jauh, Dedi menyampaikan perlunya peninjauan ulang terhadap semua bentuk kerja sama penambangan di kawasan hutan. Ia meminta Perhutani mengembalikan fokus institusinya sebagai pengelola hutan, bukan sebagai bagian dari aktivitas tambang.

“Saya minta Perhutani mengevaluasi seluruh kerja sama penambangan di kawasan kehutanan, khususnya di Jawa Barat. Perhutani harus kembali menjadi pengelola hutan, bukan pengelola tambang,” tegas Dedi.

Mantan Bupati Purwakarta tersebut mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap keberlangsungan lingkungan hidup.

“Kalau kita menjaga alam, maka alam akan menjaga kita,” pungkasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Jawab Tantangan Digital, Bawaslu Jadikan Kampus Laboratorium Demokrasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:54

DPD Ungkap Pola Investor ‘Berjudi’ Properti di Bali, Beli Aset Lalu Jual Lagi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 05:24

Denny Indrayana Cs Debat Sengit dengan KPU soal Verifikasi Data Calon

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:50

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Langsung Ditahan Penyidik

Kamis, 01 Oktober 2026 | 04:20

Digagas di Era Purbaya, Wacana Insentif Motor Listrik Masih Belum Jelas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:59

Saksi Denny Indrayana Ungkap Tak Ada Bahasa Verifikasi Faktual Dokumen Capres-cawapres

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:34

Sjafrie Sematkan Tanda Kehormatan ke Tentara Jepang yang Bantu Atasi Karhutla

Kamis, 01 Oktober 2026 | 03:09

Kader PDIP Berpotensi Jabat Wapres Jika Gibran Didiskualifikasi

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:55

TNI Hormati Kejagung Imbas Penetapan Kolonel Budi Tersangka Korupsi MBG

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:42

Kemenperin Dukung Impor KRL Bekas dari Jepang, Ini Alasannya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 02:18

Selengkapnya