Berita

Wakil Menteri Koperasi, Ferry Juliantono (tengah)/Ist

Politik

Pemerintah Matangkan Model Bisnis dan Pembiayaan Kopdes Merah Putih

MINGGU, 01 JUNI 2025 | 21:31 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Seluruh wilayah di Pemerintah Kabupaten Badung, Provinsi Bali telah melaksanakan Musyawarah Desa dan Kelurahan Khusus (Musdesus) untuk mengimplementasikan program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Wakil Menteri Koperasi, Ferry Juliantono bahkan menyerahkan secara langsung Akta Notaris Kopdes Merah Putih se-Kabupaten Badung yang berlangsung hari ini, Minggu, 1 Juni 2025.

“Ini menandakan semangat luar biasa dari Pemda dalam mengimplementasikan program Presiden Prabowo Subianto melalui Instruksi Presiden 9/2025,” ujar Ferry.


Ferry menjelaskan, koperasi desa ini akan menjadi instrumen percepatan pemerataan ekonomi rakyat di desa. Presiden Prabowo ingin 80 ribu koperasi desa ini menjadi kekuatan ekonomi baru di desa-desa. 

"Tidak hanya menambah jumlah koperasi, tetapi juga meningkatkan aset, volume usaha koperasi, dan memperluas partisipasi masyarakat, terutama anak muda yang selama ini mulai menjauh dari koperasi,” ungkapnya.

Dalam waktu dekat, pemerintah pusat akan mematangkan model bisnis koperasi desa, skema pembiayaan, modul pelatihan, hingga pengembangan koperasi percontohan. 

Pemerintah juga tengah mengidentifikasi berbagai aset negara yang tidak termanfaatkan di daerah seperti gedung eks Puskesmas, Puskesdes, hingga sekolah-sekolah yang tak lagi difungsikan untuk menjadi pusat aktivitas koperasi desa tanpa perlu membangun infrastruktur baru.

"Jadi aset fisik yang bisa digunakan itu pasti akan dipakai untuk meminimalisir investasi yang terlalu besar. Nantinya akan dibangun untuk sarana fisik dari kegiatan koperasi desa kelurahan merah putih," terangnya.

Sementara untuk aspek pendanaan, setiap Koperasi Desa Merah Putih akan mendapat dukungan pembiayaan modal kerja antara Rp3 miliar hingga Rp5 miliar, disesuaikan dengan hasil studi kelayakan masing-masing koperasi.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya