Berita

Menteri Koperasi, Budi Arie Setiadi di KPK/RMOL

Politik

Berkelakuan Mirip Jokowi, Wajar PDIP Mencecar Budi Arie

JUMAT, 30 MEI 2025 | 10:03 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kekesalan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) terhadap Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi dianggap sama seperti kekesalan kepada Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).

Menurut Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto, PDIP tidak akan merasa terganggu jika tidak diganggu.

"Mulutmu harimaumu itu yang Budi Arie dapatkan hari ini. Wajar jika PDIP mencecar Budi Arie karena dampak ucapannya," kata Hari kepada RMOL, Jumat 30 Mei 2025.


Hari melihat, kelakuan Budi Arie yang menuduh PDIP sebagai otak yang menyeret nama mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) itu ke perkara dugaan judi online (judol) dianggap sama seperti kelakuan Jokowi.

"Kelakuan Budi Arie setali tiga uang dengan Jokowi, sehingga kekesalan PDIP bisa diartikan sama dengan Jokowi dan para loyalisnya yang saat ini berada di kabinet Merah Putih dan salah satunya Budi Arie," pungkas Hari.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) resmi melaporkan mantan Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo), Budi Arie Setiadi, atas dugaan fitnah dan pencemaran nama baik ke Bareskrim Mabes Polri, Jakarta Selatan, pada Selasa 27 Mei 2025.

Laporan ini teregister dengan nomor LP/B/250/V/2025/BARESKRIM tertanggal 27 Mei 2025.

“Laporannya adalah sesuai dengan apa yang kami sampaikan tadi, bahwa dugaan Pasal 310 dan 311, atas nama fitnah yang disampaikan oleh Terlapor. Jadi, Terlapor di sini, Budi Ari Setiadi, mantan Menkominfo,” ujar kader PDIP, Wiradarma Harefa, kepada wartawan di Bareskrim, Selasa 27 Mei 2025.




Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

UPDATE

Kontrak Rp25 Triliun PAM Jaya–Moya Disorot, Air Bersih Warga Miskin Masih Mandek

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:56

Purbaya Restui DJP Tambah Jabatan Baru hingga Akhir 2026

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:41

Protes Dedi Mulyadi, 10 Ribu Buruh Jabar akan Datangi Istana

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:30

Kritik di Tembok Kekuasaan

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:30

Dana Haji Khusus Tertahan, DPR Warning Jangan Merugikan Jamaah

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:07

KPK Bidik Riza Chalid di Kasus Suap Katalis

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:59

Sidang Ijazah Jokowi Ditunda Lagi, Bukti Penggugat Belum Valid

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:53

Presiden Minta Media Keluar Ruangan, Lanjutan Taklimat Digelar Tertutup

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:27

Mahasiswa Indonesia Bentangkan Spanduk "Save Venezuela"

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:26

Lurah Batu Ampar Kecewa Lahan Dispora Diserobot Pengembang

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:20

Selengkapnya