Presiden Prabowo Subianto (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)
Presiden Prabowo Subianto meminta awak media meninggalkan ruangan saat menyampaikan Taklimat Awal Tahun dalam Retret Kabinet Merah Putih di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa, 6 Januari 2026.
Permintaan tersebut disampaikan setelah Presiden menyelesaikan paparan terbuka mengenai evaluasi kinerja dan capaian strategis pemerintah.
Pada awal taklimat, Presiden menjelaskan alasan mengundang para menteri, kepala badan, serta pimpinan lembaga negara ke Hambalang.
Menurutnya, pertemuan tersebut bertujuan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja pemerintah sepanjang tahun sebelumnya sekaligus menyusun langkah strategis ke depan.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada para pembantunya di Kabinet Merah Putih atas kerja keras selama setahun terakhir dalam menjalankan roda pemerintahan.
Presiden kemudian memaparkan sejumlah capaian penting, di antaranya keberhasilan pemerintah mewujudkan swasembada energi dan pangan. Selain itu, Prabowo juga menyinggung capaian program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilainya telah menunjukkan hasil sangat signifikan.
“Tapi kita bersyukur bahwa kalau kita pelajari dengan objektif statistik boleh dikatakan bahwa kita (MBG) 99,99 persen berhasil,” kata Prabowo.
Setelah menyampaikan paparan terbuka tersebut, Presiden mengakhiri sesi yang dapat diikuti media dan meminta awak pers untuk meninggalkan ruangan.
Prabowo menegaskan masih banyak hal yang perlu direview serta dibahas lebih mendalam secara internal bersama jajaran menteri dan pimpinan lembaga negara.
“Saudara-saudara, banyak sekali yang kita akan review, tapi saya kira taklimat yang selanjutnya sebaiknya kawan-kawan media kita istirahat dulu,” ujar Prabowo.
Ia bahkan menyarankan agar awak media memanfaatkan waktu tersebut untuk beristirahat sejenak.
“Kalau perlu mungkin makan dan minum kopi sambil saya memberi petunjuk-petunjuk yang lebih rinci,” lanjutnya.
Presiden menegaskan bahwa dalam taklimat tersebut terdapat materi yang dapat disampaikan secara terbuka kepada publik, namun ada pula hal-hal strategis yang perlu dibahas secara tertutup.
“Jadi ada hal-hal yang boleh terbuka, tapi ada hal-hal yang sebaiknya kita simpan dulu, saudara-saudara,” tegas Prabowo.
Usai pernyataan tersebut, awak media pun diminta keluar dari ruangan. Presiden selanjutnya melanjutkan taklimat secara tertutup bersama Kabinet Merah Putih untuk membahas arahan lanjutan serta evaluasi kebijakan pemerintahan tahun 2026.