Berita

Pertemuan bilateral antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Merdeka, Jakarta pada Rabu, 28 Mei 2025/RMOL

Dunia

Gelar Pertemuan Bilateral, Prabowo Sambut Kerja Sama Strategis RI-Prancis

RABU, 28 MEI 2025 | 12:52 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden RI Prabowo Subianto menggelar pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Merdeka, Jakarta, pada Rabu, 28 Mei 2025. 

Pertemuan ini menandai momentum penting dalam memperkuat kemitraan strategis kedua negara yang telah terjalin selama lebih dari satu dekade.

Setelah sesi pertemuan empat mata (tête-à-tête) selama sekitar dua jam di ruang kerja Presiden Prabowo, kedua pemimpin melanjutkan agenda pertemuan bilateral di ruang oval yang dihadiri oleh sejumlah pejabat dari kedua negara. 


Dalam kesempatan tersebut, turut hadir Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Menteri Investasi Rosan Roeslani, Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana.

Lalu, ada juga Menteri Luar Negeri Sugiono, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dan Menteri Komunikasi Digital Meutya Hafid.

Dalam sambutannya, Prabowo menyampaikan apresiasi atas kunjungan kenegaraan Presiden Macron.

“Selamat datang di Indonesia. Terima kasih atas kehormatan besar yang diberikan kepada kami dengan kunjungan yang mulia,” ujar Prabowo.

Presiden Prabowo menekankan pentingnya hubungan bilateral yang sudah berlangsung selama 75 tahun, dengan lebih dari satu dasawarsa kemitraan strategis.

Ia menyambut baik jalinan kerja sama kedua negara berakar pada prinsip saling menghormati, kedaulatan, kemerdekaan, penghormatan terhadap hak asasi manusia, dan demokrasi.

"Dan lebih dari satu dasawarsa kemitraan strategic. Hubungan bilateral kita dilandasi oleh kerja sama politik yang kuat dan kokoh. Di tengah kemitraan kita yang terus berkembang, masih banyak potensi yang bisa kita gali dan peluang baru yang perlu kita manfaatkan. Saya menyambut baik pertemuan hari ini," kata Prabowo.

Presiden Macron pun menyampaikan apresiasi serupa atas sambutan hangat dari Indonesia.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas sambutannya dalam pertemuan ini untuk bisa berdiskusi bersama dalam kunjungan negara ini. Dan ini merupakan satu peluang luar biasa untuk memberi marka baru dalam kemitraan strategis,” ungkap Macron.

Ia menyoroti berbagai bidang kerja sama yang terus berkembang, termasuk di sektor ekonomi, teknologi, keamanan, pertahanan, energi, hingga budaya. Macron juga menyebut komitmen Prancis dalam strategi Indo-Pasifik sebagai salah satu dasar kerja sama erat kedua negara.

“Sudah delapan tahun Prancis memiliki strategi Indo-Pasifik, yang merupakan jalan tengah dalam kawasan ini. Dalam bulan-bulan terakhir ini terdapat kemajuan luar biasa dengan pelatihan bersama, career strike group, dan kedekatan antara kita,” jelasnya.

Macron juga mengungkapkan akan ada perjanjian yang ditandatangani di Borobudur besok, Kamis, 29 Mei 2025, sebagai simbol penguatan persahabatan Indonesia-Prancis.

“Besok ada perjanjian yang akan ditandatangani di Borobudur, persahabatan antara Indonesia dan Prancis. Itu bukan hanya satu kata saja, tetapi memang semakin kuat dari tahun ke tahun. Dan ini menjadi suatu kenyataan dewasa ini," kata dia.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

UPDATE

PDIP Duga Ada Pengerahan Komcad Saat Pengamanan Demo Mahasiswa, Ini Penjelasannya

Senin, 15 Juni 2026 | 08:19

Bursa Asia Hijau Sambut Kesepakatan Damai AS-Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 08:12

Harga Minyak Dunia Rontok Usai Trump Umumkan Kesepakatan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:54

Harga Logam Mulia Melonjak, Emas Mendekati Rekor Baru

Senin, 15 Juni 2026 | 07:42

AS dan Iran Bakal Teken Perjanjian Damai di Swiss Jumat Ini

Senin, 15 Juni 2026 | 07:26

Pemerintah Dorong Susu Hadir Setiap Hari dalam Program MBG

Senin, 15 Juni 2026 | 07:15

Trump Klaim Amankan Kesepakatan Damai Terbesar dengan Iran

Senin, 15 Juni 2026 | 07:00

Pengelolaan Blok Andaman Diusulkan Pakai Skema Hybrid

Senin, 15 Juni 2026 | 06:50

Dokter Tifa Dukung Prabowo Pimpin RI Tanpa Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 06:27

Suap di Bea Cukai Sangat Mengerikan, Bukti Negeri Ini Semakin Busuk oleh Koruptor

Senin, 15 Juni 2026 | 06:23

Selengkapnya