Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Terdampak Pasar AS, Bursa Asia Dibuka Melemah di Kamis Pagi

KAMIS, 22 MEI 2025 | 10:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Asia mengawali hari dengan pelemahan, saat investor terus memantau laporan anggaran beberapa negara di kawasan.

Indeks ASX 200 Australia turun 0,36 persen. Dilaporkan CNBC, indeks berlanjut turun 0,41 persen atau 34,8 poin menjadi 8.352 di pembukaan perdagangan Kamis 22 Mei 2025. 

Indeks Kospi Korea Selatan dibuka turun 0,59 persen, lalu berlanjut jatuh lagi 0,55 persen ke 2.611,09.


Kosdaq jatuh 0,69 persen. Nikkei 225, Jepang turun 0,59 persen atau 0221,3 poin menjadi 37.077,68 setelah dibuka merosot 1,06 persen dan Topix melorot 0,85 persen.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diperkirakan akan kembali berupaya bertahan di atas level 7.150 menuju 7.200, namun berisiko terkoreksi, setelah mengakhiri sesi perdagangan kemarin dengan kenaikan 0,67 persen ke 7.142. 

Harga ETF saham Indonesia,  iShares MSCI Indonesia ETF (EIDO), di New York Stocks Exchange melonjak 1,46 persen ke 18,79 Dolar AS.

Bursa Wall Street malam tadi berakhir melemah, dengan tiga indeks utama memangkas keuntungan. Saham-saham dijual, tertekan oleh lonjakan tajam imbal hasil Treasury karena para pedagang semakin khawatir bahwa RUU anggaran AS yang baru akan semakin membebani defisit negara yang sudah besar.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR Khawatir Pekerjaan Debt Collector jadi Ilegal, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:43

Keripik Pisang Lokal Besutan Rumah BUMN BRI Tembus Malaysia dan Hong Kong

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:19

Menlu China Mesra dengan Luhut, Sejumlah Tawaran Kerja Sama Mengalir

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:54

Program Gerakan “Warga Peduli Warga” Jaringan Aktivis 98 Berlanjut di Lampung

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:28

Sejumlah Elemen Mahasiswa Ogah Ikut Demo AMPB 27 Agustus, Ini Sebabnya

Minggu, 23 Agustus 2026 | 00:10

Ribuan Warga Meriahkan Panggung Rakyat Merdeka PANsar Murah di Kendal

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:50

BRI Raih Tiga Penghargaan Bergengsi Alpha Southeast Asia 2026

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 23:28

DPR Tekankan Penguatan Pengendalian Lingkungan untuk Hentikan Karhutla

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:58

YLBHI Dorong Bareskrim Usut Perwira Diduga Terlibat Penipuan Investasi Tambang Emas

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 22:14

Pikat Pembeli dari Singapura hingga Belanda, Produk UMKM Asal Sumut Berdaya Bersama BRI

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 21:55

Selengkapnya