Berita

Jokowi dan Keluaraga /RMOL

Politik

Jokowi-Kaesang Masuk Bursa Posisi Ketum PSI, Siapa Menang?

SELASA, 20 MEI 2025 | 08:30 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Menjelang kongres Partai Solidaritas Indonesia (PSI) 2025, muncul sejumlah nama yang masuk bursa untuk memperebutkan posisi ketua umum. Mulai dari Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) hingga Ketum PSI petahana Kaesang Pangarep. 

Pengamat Politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ray Rangkuti menilai bahwa kedua figur itu memungkinkan untuk berduel di Kongres PSI mendatang. 

Pasalnya, Jokowi telah secara terbuka mempertimbangkan untuk maju. Sedangkan Kaesang belum menjabat bahkan 1 priode 4 atau 5 tahunan sebagai ketua umum. Sehingga, secara kalkulasi dan rasional, Kaesang sangat terbuka untuk maju sebagai caketum (calon ketua umum) PSI.


“Mungkinkah anak dan bapak akan beradu? Menjawab ini dapat dilihat dari rekam jejak politik keduanya,” kata Ray kepada wartawan, Selasa 20 Mei 2025. 

Menurut Ray, jika mengacu pada rekam jejak politik keduanya, dapat terbaca bahwa demokrasi bagi mereka adalah seperangkat aturan minus etika. Selama aturan membolehkan, maka prosesnya dipandang sebagai proses demokratis. 

“Dan soal riuh rendah di luar, justru menjadi aroma wangi bagi parpol. Tokoh masyarakat kita terbiasa dibuai kata-kata herois, mudah empati, apalagi diwarnai tindakan yang sopan santun,” kata Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima) Indonesia ini.

Sebelumnya, Presiden ke-7 RI Joko Widodo alias Jokowi memberikan sinyal bakal maju sebagai kandidat Ketua Umum (Ketum) Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Jokowi mengatakan hal itu masuk dalam perhitungannya.

“Iya, masih dalam kalkulasi, jangan sampai kalau saya maju malah kalah," kata Jokowi di Solo, Rabu, 14 Mei 2025.

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

UPDATE

IShowSpeed Bertemu BTS di Belakang Panggung Final Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 | 18:16

Baru Dua Pekan Beroperasi, PT DSI Kelola Devisa Rp188 Triliun

Senin, 20 Juli 2026 | 18:16

Ganti Presiden Belum Tentu Ubah Keadaan

Senin, 20 Juli 2026 | 18:11

Teknologi Terkini Diandalkan untuk Deteksi Dini Kerusakan Hutan

Senin, 20 Juli 2026 | 18:02

Kapal Induk Giuseppe Garibaldi dari Italia Perkuat Pertahanan Maritim RI

Senin, 20 Juli 2026 | 17:53

Milenial Mendominasi Daftar Pemilih 2029

Senin, 20 Juli 2026 | 17:45

PKB Dukung Penuh Arah Baru Ekonomi Gagasan Prabowo

Senin, 20 Juli 2026 | 17:44

Prabowo Heran MBG Diserang, Sementara Kebocoran Negara Justru Didiamkan

Senin, 20 Juli 2026 | 17:37

Hibah Kapal Induk Italia Tak Boleh Jadi Beban Negara

Senin, 20 Juli 2026 | 17:34

Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Ditangkap Usai Nobar Pildun di Rumah Dinas

Senin, 20 Juli 2026 | 17:21

Selengkapnya