Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Hubungan Dagang China-AS Membaik, Harga Minyak Ikut Naik

SABTU, 17 MEI 2025 | 09:06 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Meredanya ketegangan ekonomi antara China dan Amerika Serikat (AS) terus mendorong kenaikan harga minyak dunia.

Dikutip dari Reuters, Sabtu 17 Mei 2025, harga minyak mentah Brent naik 88 sen atau sekitar 1,4 persen menjadi 65,41 dolar AS per barel pada perdagangan hari Jumat. Sementara harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 87 sen atau 1,4 persen menjadi 62,49 Dolar AS per barel.

Secara mingguan, harga minyak Brent naik sekitar 1 persen, dan WTI naik sekitar 2,4 persen.


Sebelumnya, harga minyak sempat turun lebih dari 2 persen karena ada kemungkinan tercapainya kesepakatan nuklir antara Iran dan negara-negara besar. Jika kesepakatan tercapai, sanksi terhadap Iran bisa dilonggarkan, sehingga minyak Iran kembali masuk ke pasar global.

Dennis Kissler, Wakil Presiden Senior di BOK Financial, mengatakan, kenaikan produksi minyak oleh OPEC+ serta kemungkinan tercapainya kesepakatan nuklir Iran membuat pasar minyak kembali melemah.

“Dalam jangka pendek, karena ketegangan geopolitik mulai mereda, permintaan minyak dari sektor perjalanan musim panas harus cukup kuat untuk menyeimbangkan lonjakan pasokan yang diperkirakan terjadi," ujarnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

PLN Perluas SPKLU Signature Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik

Minggu, 13 September 2026 | 08:21

Pemerintah Didesak Tetapkan Status Darurat Kesehatan Imbas Karhutla

Minggu, 13 September 2026 | 08:01

AntreEV Permudah Antrean SPKLU Lewat PLN Mobile

Minggu, 13 September 2026 | 07:40

Tak Ada Kerusakan Akibat Gempa di Perairan Kepulauan Seribu

Minggu, 13 September 2026 | 07:03

Bisa Pengaruhi Investor, Penegak Hukum Ditantang Adil di Kasus Transfer Pricing

Minggu, 13 September 2026 | 06:51

Inovasi Jebolan Program Pertamuda Pertamina Bantu Nelayan Peroleh Cuan

Minggu, 13 September 2026 | 06:21

Ketika Hukum Terlihat Sedang Mencari Pasal, Bukan Kebenaran

Minggu, 13 September 2026 | 05:47

Nilai Adat Harus Dipegang Teguh dan Diwariskan ke Setiap Generasi

Minggu, 13 September 2026 | 05:16

Budi Daya Lobster Modeling Batam Tembus Pasar Ekspor, Daerah Lain Siap Menyusul

Minggu, 13 September 2026 | 04:43

Strategi Pengusaha Indonesia Hadapi CBAM EU dan IEU-CEPA

Minggu, 13 September 2026 | 04:14

Selengkapnya