Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Wall Street: Saham UnitedHealt Anjlok, Dow Jones Berakhir di Garis Merah

RABU, 14 MEI 2025 | 09:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Saham-saham Amerika Serikat (AS) di bursa Wall Street berakhir variatif setelah rilis laporan inflasi AS lebih rendah dari perkiraan.

Pasar juga masih terus optimis sejak AS dan China menyudahi ketegangan mereka tentang tarif. 

Indeks berbasis luas S&P 500 ditutup menguat 42,36 poin, atau 0,72 persen, menjadi 5.886,55 pada penutupan perdagangan Selasa 13 Mei 2025 (atau Rabu pagi WIB), seperti dilaporkan Reuters. 


Nasdaq Composite Index melonjak 301,74 poin, atau 1,61 persen, menjadi 19.010,09 dan Dow Jones Industrial Average turun 269,67 poin, atau 0,64 persen, menjadi 42.140,43. 

Saham UnitedHealth anjlok hingga 17,8 persen setelah raksasa asuransi itu menghentikan perkiraan tahunannya dan CEO-nya mengundurkan diri. Hal itu membuat Dow Jones mengalami kejatuhan yang dalam yang berakhir di garis merah.

Di antara 11 sektor industri utama S&P 500, enam di antaranya membukukan kenaikan, dengan teknologi sebagai top gainer, ditutup melesat 2,25 persen sementara perawatan kesehatan menjadi yang paling merugi, anjlok 2,97 persen.

Saham operator bursa kripto Coinbase Global meroket hampir 24 persen setelah pengumuman bahwa perusahaan itu dijadwalkan untuk bergabung dengan S&P 500 pada 19 Mei.

Di bursa Wall Street tercatat 17,81 miliar saham berpindah tangan dibandingkan rata-rata pergerakan 16,51 miliar selama 20 sesi terakhir. 

Saham Nvidia dan Boeing mencatat lonjakan 5,59 persen dan 2,46 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya