Berita

Ilustrasi/RMOL via AI

Bisnis

Daya Tarik Safe Haven Memudar, Harga Emas Dunia Anjlok

SENIN, 12 MEI 2025 | 09:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas dunia (XAU/USD) turun lebih dari 1 persen, mencapai level terendah satu minggu.

Penurunan ini terjadi tak lama setelah dua ekonomi besar dunia, Amerika Serikat (AS) dan China melakukan perundingan perdagangan dan tarif di Swiss. 

Pejabat dari kedua negara menyelesaikan diskusi akhir pekan, menandakan hasil positif. China mengumumkan rencana untuk meluncurkan negosiasi resmi dan Washington menyoroti kemajuan menuju kesepakatan. 


Logam lain juga menghadapi tekanan lebih lanjut setelah Federal Reserve memperingatkan minggu lalu tentang risiko inflasi yang meningkat dan risiko pasar tenaga kerja, dengan Ketua Powell menolak pemotongan suku bunga secara prematif sebagai respons terhadap kekhawatiran terkait tarif.

Dikutip dar Reuters, berikut pergerakan harga logam di pasar spot pada Senin pagi, 12 Mei 2025. 

- Emas spot jatuh 1,58 persen menjadi 3.272,58 Dolar AS per ons
- Emas berjangka AS turun 2,12 persen menjadi 3.273,90 Dolar AS
- Perak spot turun 0,1 persen menjadi 32,65 Dolar AS per ons
- Platinum menguat 0,4 persen menjadi 998,65 Dolar AS
- Paladium naik 0,5 persen menjadi 980,41 Dolar AS.

Populer

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

KPK NU Demo di Gedung Merah Putih KPK, Desak Penangkapan Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:23

UPDATE

Wall Street Hijau Usai Data Tenaga Kerja Redupkan Sinyal Kenaikan Bunga The Fed

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:21

Biaya Perawatan Naik 106 Persen, Deteksi Dini Penting untuk Tekan Risiko

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 08:05

Harga Solar Naik Tinggi, G7 Lepas 100 Juta Barel Cadangan

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:51

Bank Syariah Jumbo Bakal Bertambah, OJK Pasang Target Lima Pemain

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:21

Bursa Eropa Bangkit, DAX Naik 1,17 Persen

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 07:06

Digitalisasi Parkir On Street Efektif Cegah Pungli

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:53

Suyudi-Wahyu Memimpin Polri: Tujuh Agenda Besar, Saatnya Pembuktian

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:22

Awas, Aktivitas Merapi Melonjak

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 06:04

Pengamen Dilarang Aktivitas di Mikrotrans dan Halte Transjakarta

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:53

Ahli Hukum Diusir MK, Apakah Gibran Sudah Bisa Didiskualifikasi?

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 05:34

Selengkapnya