Berita

Pengamat politik Rocky Gerung/Ist

Politik

Rocky Gerung:

Kasus Mahasiswi ITB Pembuat Meme Prabowo-Jokowi "Abu-abu"

MINGGU, 11 MEI 2025 | 08:36 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Ditangkapnya mahasiswi Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Institut Teknologi Bandung (ITB) berinisial SSS karena diduga membuat dan menyebarkan meme yang menampilkan Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo alias Jokowi sedang berciuman, dikomentari pengamat politik Rocky Gerung.

Menurut Rocky, kasus tersebut menjadi "abu-abu" karena berada di antara batas kebebasan berekspresi dan dugaan pelanggaran hukum.

“Apakah ini pidana? kebebasan berekspresi? atau karya seni?" tanya  Rocky lewat kanal YouTube miliknya, Minggu 11 Mei 2025.


Menurutnya, latar belakang SSS sebagai mahasiswa seni membuat kasus ini berpotensi menimbulkan perdebatan mengenai batas ekspresi artistik di ranah hukum.

Rocky menekankan pentingnya analisis mendalam terhadap konteks psikologis dan artistik dari meme tersebut. Ia juga menyebut meme sebagai bentuk ekspresi di era digital kerap bersifat semiotik dan hermeneutik, sehingga tafsirnya bisa sangat beragam.

“Apakah secara fisik harus dinyatakan sebagai perbuatan yang dimaksudkan oleh undang-undang? Bagaimana kalau itu semacam abstraksi untuk memancing atau menimbulkan imajinasi yang sekadar lucu?" sambung Rocky.

Dosen ilmu filsafat itu juga menyatakan ketertarikannya untuk melihat persidangan ini sebagai panggung baru yang bisa menunjukkan dinamika estetika dan politik dalam era disrupsi digital.

"Jadi akan banyak saksi ahli yang akan dipanggil pengadilan untuk menunjukkan sebetulnya ini kasus atau karya seni di situ uniknya kasus ini," pungkas Rocky.


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Nama Elon Musk hingga Eks Pangeran Inggris Muncul dalam Dokumen Epstein

Minggu, 01 Februari 2026 | 14:00

Said Didu Ungkap Isu Sensitif yang Dibahas Prabowo di K4

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:46

Pengoperasian RDF Plant Rorotan Prioritaskan Keselamatan Warga

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:18

Presiden Harus Pastikan Kader Masuk Pemerintahan untuk Perbaikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 13:03

Danantara Bantah Isu Rombak Direksi Himbara

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:45

Ada Kecemasan di Balik Pidato Jokowi

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:25

PLN Catat Penjualan Listrik 317,69 TWh, Naik 3,75 Persen Sepanjang 2025

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:07

Proses Hukum Berlanjut Meski Uang Pemerasan Perangkat Desa di Pati Dikembalikan

Minggu, 01 Februari 2026 | 12:03

Presiden Sementara Venezuela Janjikan Amnesti untuk Ratusan Tahanan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:27

Kelola 1,7 Juta Hektare, Agrinas Palma Fokus Bangun Fondasi Sawit Berkelanjutan

Minggu, 01 Februari 2026 | 11:13

Selengkapnya