Berita

Presiden Prabowo Subianto duduk di samping Try Sutrisno di acara Halal Bi Halal TNI di Balai Kartini, Jakarta pada Selasa, 6 Mei 2025 (tangkapan layar/RMOL)

Politik

Pertemuan Prabowo-Try Sutrisno Redakan Isu Pemakzulan Gibran

KAMIS, 08 MEI 2025 | 01:32 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Presiden Prabowo Subianto memilih duduk semeja dengan Wakil Presiden ke-6 RI sekaligus Jenderal TNI (Purn) Try Sutrisno, dalam acara halal bihalal bersama Purnawirawan TNI Angkatan Darat dan Keluarga Besar TNI-Polri di Balai Kartini, Jakarta pada Selasa, 6 Mei 2025.

Menurut analis komunikasi politik Hendri Satrio, pertemuan ini sangat spesial karena Try Sutrisno merupakan salah satu penandatangan usulan purnawirawan yang meminta pergantian Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Hensat, sapaan akrab Hendri Satrio, mengatakan momen ini meredakan sementara isu pemakzulan Gibran.


“Aspirasi sudah didengar langsung oleh Presiden Prabowo dan dengan keterlibatan tokoh sekaliber Try Sutrisno, isu ini tidak perlu lagi bergulir liar di ruang publik," kata Hensat lewat keterangan resminya, Rabu 7 Mei 2025.

Founder Lembaga Survei Kedai KOPI itu melanjutkan, pemerintah telah menunjukkan itikad baik dengan menampung aspirasi purnawirawan.

“Sekarang, bola ada di DPR untuk memberikan respons formal dan ruang bagi purnawirawan TNI  jika diperlukan,” jelasnya.

Dengan adanya dialog langsung antara Prabowo dan Try Sutrisno, pesan dari purnawirawan bisa sampai tanpa bias, sekaligus menunjukkan keterbukaan presiden terhadap aspirasi kelompok berpengaruh ini.

“Dalam ilmu komunikasi, ada istilah noise atau gangguan. Jika usulan purnawirawan TNI ini terkena noise, pesannya bisa terdengar seperti TNI mengusulkan pemakzulan wapres, yang menurut saya salah, makanya usulan ini tetap menjadi penting untuk didengarkan,” tandas Hensat.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya