Berita

Wakil Ketua DPW Partai NasDem DKI Jakarta, Riano P. Ahmad/Ist

Politik

Jakarta Pusat Paling Unik, Punya Tiga Gubernur

RABU, 07 MEI 2025 | 12:40 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Konsolidasi internal sangat penting sebagai langkah strategis menjaga dan memperkuat posisi Partai NasDem di tengah dinamika politik DKI Jakarta.

Demikian dikatakan Wakil Ketua DPW Partai NasDem DKI Jakarta, Riano P. Ahmad dalam acara Konsolidasi Partai NasDem Tingkat Kota Jakarta Pusat, yang digelar bersama jajaran pengurus DPD NasDem Jakarta Pusat dan DPW Partai NasDem Jakarta, yang dikutip Rabu 7 Mei 2025.

“Dalam satu organisasi, apalagi partai politik, konsolidasi adalah hal yang wajib,” kata Riano.


Riano mengatakan bahwa Partai NasDem kini menjadi kekuatan politik yang semakin diperhitungkan. Hal ini terbukti dari bertambahnya jumlah kursi DPRD DKI Jakarta dari lima kursi (2014), menjadi tujuh kursi (2019), dan terbaru menjadi 10 kursi pada Pemilu 2024.

Riano mengungkapkan, Jakarta Pusat memiliki tantangan unik menghadapi kontestasi politik. Ia menambahkan, dari delapan kecamatan di Jakarta Pusat, sebagian besar merupakan wilayah perkantoran.

“Bahkan, banyaknya institusi, Jakarta Pusat ini bisa dibilang punya tiga gubernur, Gubernur DKI Jakarta, Gubernur Lemhannas, dan Gubernur BI (Bank Indonesia),” kata Riano yang juga anggota DPRD DKI Jakarta ini.

Untuk itu, lanjut Riano, optimalisasi basis dukungan harus dilakukan dengan strategi yang tepat.

“Setiap kelurahan di Jakarta Pusat punya karakter berbeda, ada yang full kantor, ada yang wilayah usaha. Tantangan kita adalah bagaimana menjaga dan mengawetkan elektoral di tengah keterbatasan ini,” pungkas Riano.



Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya