Berita

Presiden Prabowo Subianto dan Bill Gates di Istana Merdeka, Jakarta pada Rabu, 7 Mei 2025/RMOL

Dunia

Bill Gates Apresiasi Komitmen RI Tangani Kekurangan Gizi Nasional

RABU, 07 MEI 2025 | 11:39 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pendiri Microsoft sekaligus filantropis dunia, Bill Gates, memberikan apresiasi atas upaya serius Indonesia dalam menangani masalah kekurangan gizi, terutama di kalangan ibu hamil. 

Hal tersebut disampaikannya saat mengadakan pertemuan Presiden Prabowo Subianto dan pengusaha Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta pada Rabu, 7 Mei 2025.

“Anda tahu, Indonesia sangat serius dalam menangani kekurangan gizi. Dan kami memiliki sejumlah alat yang terbukti seperti yang kami sebut suplemen mikronutrien ganda yang dapat dikonsumsi ibu hamil sebagai pengganti hanya mengonsumsi asam folat dan arginin. Mereka mengonsumsi pil yang sebenarnya mengandung banyak vitamin,” ujar Gates.


Menurut Gates, Indonesia termasuk salah satu negara pertama yang meluncurkan program pemberian suplemen mikronutrien ganda ini. Tujuannya adalah agar suplemen tersebut dapat segera menjangkau seluruh ibu hamil di tanah air.

“Dan ya, Indonesia adalah salah satu yang pertama meluncurkannya. Dengan tujuan untuk memberikannya kepada semua wanita hamil dengan sangat cepat. Dan itu benar-benar membuat perbedaan besar,” lanjutnya.

Selain pemberian suplemen, Gates juga menyoroti inovasi lain yang sedang dipersiapkan yayasannya untuk membantu mengatasi anemia, salah satu masalah gizi yang sering dialami ibu hamil. 

“Anda tahu, banyak wanita mengalami anemia, yang merupakan kekurangan arginin. Jadi, yayasan ini memiliki pendekatan di mana Anda dapat datang sekaligus dan mendapatkan infus dan anemia tersebut akan sembuh. Jadi, selama satu atau dua tahun ke depan, kami akan membuat rencana untuk meluncurkannya di Indonesia,” jelasnya.

Sejumlah pejabat yang hadir dalam pertemuan tersebut ialah CEO Danantara Rosan Roeslani, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Komunikasi Digital Meutya Hafiz, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, dan Sekretaris Kabinet Letkol Teddy.

Hadir pula pengusaha dan konglomerat RI yakni Tomy Winata (Artha Graha Group), Anthony Salim (Salim Group), Dato' Sri Tahir (Mayapada Group), Chairil Tanjung (CT Corp), dan Boy Thohir (Adaro Energy) tampak hadir dan duduk di ruang oval istana. 

Konglomerat lainnya yang juga terlihat ialah Haji Isam, Arsyad Rasyid (Kadin Indonesia),  Hasyim Djoko Hadikusumo, James Riady (Lippo Group), dan Prajogo Pangestu.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya