Berita

Mobil Paus Fransiskus yang diubah menjadi klinik kesehatan untuk anak-anak Gaza/Net

Global

Mobil Paus Fransiskus Diubah Jadi Klinik Kesehatan untuk Anak-Anak Gaza

SELASA, 06 MEI 2025 | 10:38 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Salah satu mobil paus milik mendiang Paus Fransiskus akan segera beralih fungsi menjadi klinik kesehatan keliling untuk membantu anak-anak di Gaza. 

Kabar itu diumumkan oleh organisasi amal Caritas Jerusalem, seperti dikutip dari BBC pada Selasa, 6 Mei 2025.

Sekretaris Jenderal Caritas Swedia Peter Brune mengatakan mobil tersebut, yang dulu digunakan Paus Fransiskus untuk menyapa ribuan umat selama kunjungannya ke Betlehem pada tahun 2014, kini sedang diperbaiki dan dilengkapi peralatan medis seperti tes cepat, perlengkapan jahitan, jarum suntik, oksigen, vaksin, serta lemari es kecil untuk menyimpan obat-obatan.


“Dengan kendaraan itu, kami akan dapat menjangkau anak-anak yang saat ini tidak memiliki akses ke perawatan kesehatan anak-anak yang terluka dan kekurangan gizi,” ujarnya.

Brune menekankan bahwa proyek ini bukan sekadar soal menyediakan kendaraan medis. 

“Ini bukan sekadar kendaraan, ini adalah pesan bahwa dunia tidak melupakan anak-anak di Gaza,” tegasnya.

Vatikan menyebut pengubahan kendaraan ini sebagai keinginan terakhir Paus untuk anak-anak Gaza sebelum ia wafat bulan lalu. 

Namun, hingga saat ini, kendaraan tersebut masih berada di Betlehem dan hanya dapat memasuki Gaza jika Israel membuka kembali koridor kemanusiaan.

Perang yang terus berkecamuk antara Israel dan Hamas telah menyebabkan lebih dari 15.000 anak tewas dan hampir satu juta orang mengungsi sejak Oktober 2023, menurut laporan Unicef. 

Israel telah memblokir bantuan kemanusiaan masuk ke Gaza selama lebih dari dua bulan, yang membuat keluarga-keluarga di wilayah itu kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan penting.

Selama masa kepausannya, Paus Fransiskus dikenal vokal mengenai konflik di Gaza. Ia sering menyerukan gencatan senjata dan menyebut situasi kemanusiaan di sana sebagai “memalukan”. 

Dalam pidato Minggu Paskah terakhirnya, Paus mendesak semua pihak yang bertikai untuk menyetujui gencatan senjata dan menekankan penderitaan yang dialami warga Palestina dan Israel. 

Bahkan, selama 18 bulan terakhir konflik, ia dilaporkan menelepon umat paroki di Gaza hampir setiap malam untuk menanyakan kondisi mereka.

Klinik keliling ini direncanakan akan dijalankan oleh tim dokter khusus dan seorang sopir, meski masih ada tantangan logistik seperti memastikan kendaraan terlindungi dari ancaman ledakan.

Caritas Jerusalem mengatakan bahwa mereka akan siap bergerak segera setelah koridor kemanusiaan dibuka kembali.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya