Berita

Pegiat media sosial dokter Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa/Repro

Politik

Dokter Tifa:

Jokowi Tak akan Berani Perlihatkan Ijazah

SELASA, 06 MEI 2025 | 09:23 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Presiden ke-RI Joko Widodo alias Jokowi tidak akan pernah berani memperlihatkan ijazah aslinya di depan publik, karena diragukan keabsahannya.

Demikian penegasan pegiat media sosial dokter Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa yang dikutip dari Youtube Realita TV yang dipandu jurnalis Rahma Sarita, Selasa 6 Mei 2025.

"Karena tidak mungkin (Jokowi memperlihatkan ijazah asli), kita akan menghadapi kasus ini sampai kiamat," kata Dokter Tifa.


Sebelumnya, melalui akun X miliknya, Dokter Tifa mengatakan, foto dalam ijazah yang dipermasalahkan terlihat sebagai hasil tempelan dari gambar lain yang dicrop, menutupi sebagian stempel resmi.

“Foto pemilik ijazah asli dengan bingkai putih dan dicap merah, ditutupi dengan foto seseorang berjas, berkumis, dan berkacamata,” kata Dokter Tifa.

Menurutnya, pemalsuan ini fatal karena bagian stempel resmi ikut tertutup, yang dalam dunia digital forensik, merupakan jejak yang sangat mudah ditelusuri.

Dengan teknologi forensik digital, kata Dokter Tifa, sosok dalam foto yang menutupi stempel itu berhasil diidentifikasi sebagai Dumatno Budi Utomo atau bukan Jokowi.

Hal inilah, tegas Dokter Tifa, yang menjadi alasan utama mengapa Jokowi tidak pernah berani menunjukkan ijazah aslinya secara langsung ke publik. 

Bahkan hingga mangkir tiga kali dalam sidang terkait ijazah palsu di PN Surakarta.

“Foto dan stempel ini adalah bukti terbaik pemalsuan ijazah. Dan jejak itu tidak akan bisa dihapus lagi sejak lahirnya teknologi digital,” tulis Dokter Tifa.


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya