Berita

Pertamina menggelar peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2025 di di Pertamina Arena, Simprug, Jakarta, 1 Mei 2025/Istimewa

Bisnis

Pertamina Turut Rayakan Puncak Perayaan Hari Buruh Internasional 2025

SENIN, 05 MEI 2025 | 14:41 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pertamina turut mengambil bagian dalam puncak perayaan Hari Buruh Internasional (May Day) 2025. Hadir pada kesempatan tersebut Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli.

Dalam sambutannya, Yassierli mengajak seluruh pihak berkolaborasi, sebagai upaya membangun hubungan industrial yang harmonis antara pekerja dan manajemen perusahaan. 

"Hal yang sederhana, dimulai harmonisnya hubungan antara pekerja dengan manajemen ataupun pekerja dengan pengusaha. Kolaborasi adalah kunci,” kata Yassierli, dikutip Senin, 5 Mei 2025.


Yassierli juga mengapresiasi Pertamina atas terselenggaranya kegiatan tersebut. 

"Terima kasih kepada Pertamina, Direksi, dan Komisaris Pertamina yang bersedia untuk menjadi salah satu epicentrum pada peringatan May Day 2025. Pertamina akan menjadi salah satu role model kita dalam membangun kolaborasi ke depan," tutur Yassierli.

"Mari kita bersama menjadikan momentum peringatan May Day ini untuk kita bisa berkolaborasi menyelesaikan masalah bersama-sama. Kolaborasi itu dimulai dari kita berkumpul seperti sekarang ini dan bisa memahami masing-masing aspirasi mencoba mencari jalan keluarnya," imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Direktur Utama Pertamina, Wiko Migantoro mengatakan, partisipasi aktif Pertamina dalam perayaan May Day 2025 merupakan sebuah kehormatan, terutama dalam merajut kebersamaan untuk peningkatan kesejahteraan pekerja dan produktivitas nasional.

"May Day 2025 merupakan momen penting untuk menghargai dan merayakan kontribusi pekerja yang telah bekerja keras bagi kemajuan bangsa dan negara," ujar Wiko.

Ia juga menyampaikan, tanpa adanya pekerja yang membantu, perusahaan maka tidak akan mampu menjalankan bisnis dan usaha secara lancar.

"Rekan-rekan pekerja memiliki peranan penting menjalankan pekerjaan sesuai kewajibannya, menjaga ketertiban serta menjalankan aspirasi pekerja secara demokratis, dalam hal ini kolaborasi yang paling mendukung dalam terciptanya hubungan industrial dalam suasana kerja yang kondusif dan produktif," lanjut Wiko.

Presiden Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB), Arie Gumelar menambahkan, FSPPB terus mempertahankan kelangsungan bisnis perusahaan karena yakin keberadaan pekerja dan serikat pekerja yang akan terus ada untuk mempertahankan kelangsungan bisnis perusahaan. 

"Serikat pekerja Pertamina juga memperjuangkan kedaulatan energi di Indonesia, kami serikat pekerja masih memperjuangkan positioning Pertamina untuk tetap menjadi sokoguru kemandirian dan swasembada energi di Indonesia. Dengan memperjuangkan kedaulatan energi tentu akan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat," tutur Arie.

Ia juga menyampaikan bahwa kontribusi buruh dan pekerja itu sangat besar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia, baik dari sektor informal, sektor formal, sektor swasta, bahkan sektor perusahaan-perusahaan negara atau BUMN.

"Melalui semangat yang digulirkan di dalam peringatan May Day, diharapkan akan terbangun komunikasi yang efektif. Mari bersama-sama kita teruskan memperkuat hubungan dan sinergi yang baik ini demi kemajuan dan kesejahteraan Indonesia," tutur Arie.

Adapun perayaan May Day diselenggarakan pada Kamis, 1 Mei 2025, di Pertamina Arena, Simprug, Jakarta. Perayaan May Day 2025 turut dihadiri Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Indonesia, Maruarar Sirait; Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI, Immanuel Ebenezer Gerungan; didampingi Komisaris Independen Pertamina, Condro Kirono; Komisaris Independen Pertamina, Raden Adjeng Sondaryani; Direktur SDM Pertamina, M. Erry Sugiharto; dan jajaran Pertamina Group.

Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target net zero emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya