Berita

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kedua dari kiri) bersama Direktur Manajemen Pembangkitan PLN, Adi Lumakso (kiri), Direktur Distribusi PLN, Adi Priyanto (ketiga dari kanan), Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN, Evy Haryadi (kedua dari kanan), dan General Manager PLN Unit Pengatur dan Penyalur Beban (UP2B), Purnomo Iskak (kanan) saat mengecek PLTDG Pesanggaran, Bali pada Sabtu dini hari, 3 Mei 2025/Ist

Politik

Gubernur Bali Apresiasi Gerak Cepat PLN Atasi Gangguan Kelistrikan

SABTU, 03 MEI 2025 | 16:37 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Gubernur Bali I Wayan Koster tidak ragu untuk mengapresiasi gerak cepat PT PLN (Persero) dalam mengatasi gangguan sistem kelistrikan yang terjadi di Bali pada Jumat 2 Mei 2025.

Sejak awal terjadinya gangguan, Wayan Koster menjelaskan bahwa PLN langsung menindaklanjuti dengan menggelar rapat virtual.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo juga terus melaporkan tiap perkembangan upaya pemulihan sistem kelistrikan sejak awal gangguan terjadi hingga berhasil teratasi.


"Saya mengapresiasi langkah cepat, sigap dan responsif dari PLN selama melakukan perbaikan kelistrikan di Bali," ujar Koster dalam keterangan tertulis, Sabtu 3 Mei 2025.

Menurut Koster, ratusan personel PLN telah berjuang keras di lapangan untuk menghadirkan kembali keandalan listrik di Bali.

"Dalam waktu kurang dari 12 jam, PLN berhasil menghadirkan kembali terang bagi masyarakat Bali. Ratusan personel beserta Dirut turun langsung ke lapangan," terang Koster.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama PLN menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi sekaligus berterima kasih kepada Gubernur dan segenap masyarakat Bali atas dukungan serta kesabarannya selama proses penormalan berlangsung.

"Kami dari jajaran Direksi PLN yang hadir langsung memimpin proses pemulihan listrik di Bali menyampaikan maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang terjadi kemarin," katanya.

"Kami juga berterima kasih atas dukungan Pak Gubernur dan segenap masyarakat Bali," demikian Darmawan.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

APKLI Perjuangan Ajak Publik Siap Hadapi Bonus Demografi 2030

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:26

Fahira Idris Apresiasi RUU Perampasan Aset Bakal Disahkan Desember

Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:10

Pernyataan Budi Arie Tak Harus Menjadi Polemik

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:54

BPOM Gratiskan Izin Edar UMK Pangan Olahan

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:30

PP KMHDI Tuntut Presiden Evaluasi Kemenhut, Kemendikdasmen, dan Bakom

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:15

Menavigasi Turbulent Ocean, Menjinakkan Rivalitas Great Powers, dan Mematahkan Clash of Civilizations di Era Presiden SBY

Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:00

Ketum Gibranku: Relawan Solid Kawal Prabowo-Gibran hingga 2029

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:59

Dua Tahun Warga Tegal Alur Pakai Jembatan Bambu, Dinas SDA Kena Semprot

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:42

Menguji Relevansi Teladan Rasulullah di Tengah Krisis Etika Global

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:40

Berbincang dengan Habib Rizieq

Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20

Selengkapnya