Berita

Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO)/Net

Politik

OSO Tegaskan Hanura Dukung Pemerintahan Prabowo

MINGGU, 27 APRIL 2025 | 06:37 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) menegaskan akan terus mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. 

Penegasan itu disampaikan Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang (OSO) di hadapan para kader partai di acara Pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura periode 2024-2029 di JCC Senayan, Jakarta, Sabtu malam 26 April 2025.

"Saudara-saudara sekalian kita Partai Hanura mendukung presiden konstitusional, siapa dia? Prabowo Subianto," tegas OSO. "Tidak ada presiden lainnya, karena kita berdasarkan konstitusional. Ini bukan saya sendiri, saudara-saudara sekalian." 


Ia mengaku tertarik dengan semua komitmen yang disampaikan Presiden Prabowo, apalagi tujuannya sama dengan Hanura. Karena itu, dia menyatakan akan dengan tulus mendukung pemerintahan Prabowo.

"Kita akan mengatakan secara konstitusional, kita harus mendukung beliau," tutur OSO.

"Filosofinya itu di mana kemakmuran itu akan dicapai, rakyatnya akan makmur, daerah akan makmur, baru akan ada Indonesia makmur kan. Nah, itu yang nantinya harus betul-betul semuanya bertanggung jawab untuk menjalankan konsep-konsep nasional secara bersama-sama," imbuhnya.

Untuk itu, OSO berpesan kepada para pengurus DPP yang baru dilantik agar tidak takut dengan tantangan yang akan dihadapi. Sebab, aspirasi yang dibawa Hanura adalah untuk kepentingan rakyat.

"Itu sebabnya saudara-saudara, di depan kita terbentang jalan panjang, mungkin terjal, mungkin sunyi. Tapi kita tidak boleh takut, tidak boleh, karena kita membawa sesuatu yang lebih besar dari kepentingan pribadi. Harapan mereka adalah amanah kita," tegas OSO.

Karena itu, OSO memerintahkan seluruh pengurus DPP untuk turun dan hadir langsung di tengah-tengah masyarakat.

"Saudara-saudara sekalian, mulai hari ini ingin melihat pengurus baru tidak hanya hadir dalam rapat, tapi hadir di dekat rakyat yang maksimal," tegas OSO.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

Praperadilan Dokter Tifa Ditolak, Ini Pertimbangan Hakim

Jumat, 21 Agustus 2026 | 10:25

UPDATE

8.620 Hektare Lahan Kalsel Terbakar, Pemadaman Terganjal Krisis Air

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:24

BRImo Taiwan Manjakan Diaspora dan PMI Kelola Keuangan

Minggu, 23 Agustus 2026 | 22:15

Temuan Bibit Sawit Bongkar Motif Karhutla Bukan Semata karena El Nino

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:52

ISPA dan Rabies Mulai Mengancam Ribuan Pengungsi Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:39

Tolak Demo Berbau Provokasi di DPR, Jaga Jakarta!

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:23

Magang Pengurus KDKMP Replikasi Model Bisnis Berbasis Potensi Desa

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:12

Masa Iddah Politik Calon Ketum PBNU: Bolehkah Perkum Menambah Syarat?

Minggu, 23 Agustus 2026 | 21:06

Menuju Muktamar NU, Nahdliyin Berharap Sejarah 2015 Tak Terulang

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:31

Gebu Minang-Hanura Terbangkan 3,6 Ton Rendang Buat Korban Gempa NTT

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:28

Obligasi Sosial Berkelanjutan BRI Raih IDX Channel Anugerah ESG 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 20:16

Selengkapnya