Berita

Menteri Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani, di Istana Merdeka, Jakarta/RMOL

Bisnis

Investasi Asing Terbesar di Indonesia Masih Dipegang Singapura

KAMIS, 24 APRIL 2025 | 13:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

RMOL.  Singapura masih menjadi investor asing terbesar untuk Indonesia dengan realisasi investasi pada Triwulan I/2025 kurang lebih mencapai 4,6 miliar Dolar AS atau sekitar Rp77,6 triliun. 

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani menyebutkan Singapura telah dan masih menjadi investor terbesar di Indonesia selama 10 tahun terakhir.

Di posisi kedua, investasi asing terbesar yang masuk ke Indonesia datang dari Hong Kong dengan realisasi 2,2 miliar Dolar AS atau sekitar Rp37,1 triliun. 


"Selanjutnya, China dengan realisasi 1,8 miliar Dolar AS atau sekitar Rp30,4 triliun, Malaysia 1 miliar Dolar AS atau sekitar Rp16,9 triliun, dan Jepang 1 miliar Dolar AS," kata Rosan saat jumpa pers mengumumkan realisasi investasi Triwulan I/2025 di Kantor Presiden, Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutip Kamis 23 April 2025. 

Rosan juga merinci, realisasi investasi triwulan I/2025, baik dari luar negeri (PMA) maupun dalam negeri (PMDN), mencapai Rp465,2 triliun. 

Dari jumlah itu, penanaman modal asing (PMA) mencapai Rp230,4 triliun atau 49,5 persen dari keseluruhan realisasi investasi Triwulan I/2025. Sementara itu, penanaman modal dalam negeri (PMDN) mencapai Rp234,8 triliun atau 50,5 persen dari keseluruhan investasi Triwulan I/2025.

Dari dalam negeri, investasi terbesar diperoleh dari wilayah Jakarta yang mencapai 15 persen dari total PMDN Triwulan I/2025 atau sebesar Rp69,8 triliun. 

Posisi berikutnya adalah Jawa Barat Rp68,5 triliun (14,7 persen), Jawa Timur Rp36 triliun (7,8 persen), Sulawesi Tengah Rp32,7 triliun (7 persen), dan Banten Rp31 triliun (6,7 prrsen).

Wilayah-wilayah tersebut berinvestasi di sektor industri logam dasar, barang logam, smelter, dan lain-lain sekitar 14,5 persen. Di bidang transportasi, gudang, dan telekomunikasi sekitar 14,3 persen. Sektor pertambangan 10,4 persen, dan jasa lainnya 8,8 persen, dan kawasan industri dan perkantoran itu 8,1 persen atau Rp37,5 triliun. 

Rosan menilai realisasi investasi Triwulan I/2025 cukup baik karena sesuai dengan yang ditargetkan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) kepada Kementerian Investasi dan Hilirisasi RI.

Menurut Rosan, realisasi investasi dalam 3 bulan terakhir itu menunjukkan kepercayaan investor kepada Indonesia, dan kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

“Ini angka yang sangat menggembirakan. Ini menunjukkan juga keyakinan, juga confidence dari baik dunia internasional maupun dalam negeri dalam rangka berinvestasi ke Indonesia ini tetap terjaga karena kita ketahui bersama investasi itu long term commitment, komitmen jangka panjang,” katanya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Istri Wali Kota Madiun Dicecar KPK soal Dugaan Aset Hasil Korupsi

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:22

Giant Sea Wall Pantura Dirancang Lindungi Jutaan Warga dan Jadi Mesin Ekonomi Baru

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:17

Pengamat: Pencoretan Saham Unggulan RI dari MSCI Jadi Tekanan Psikologis Pasar

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:14

Harga Minyak Dunia Terus Merangkak Naik

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:05

Dana PIP 2026 Belum Cair? Begini Cara Mudah Cek Status Pakai NIK dan NISN

Rabu, 13 Mei 2026 | 10:04

IHSG Ambles 1,59 Persen, Asing Catat Net Sell Rp49,28 Triliun Usai Pengumuman MSCI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:47

Komisi VIII DPR: Predator Seksual di Ponpes Pati harus Dihukum Seberat-beratnya!

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:43

Singapura Ingin Hidupkan Sijori Lagi Bersama RI dan Malaysia

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:35

Anak Buah Zulhas Dicecar KPK soal Pengaturan Proyek dan Fee Bupati Rejang Lebong

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:33

MUI GPT Bisa Jadi Terobosan Pelayanan Umat Berbasis AI

Rabu, 13 Mei 2026 | 09:32

Selengkapnya