Berita

Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatra Selatan/Sekretariat Presiden RI

Politik

Prabowo Pimpin Tanam Padi Serentak Pakai Drone di Sumsel

RABU, 23 APRIL 2025 | 14:21 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto memimpin kegiatan tanam padi secara serentak di 14 provinsi pada Rabu, 23 April 2025. Ia secara langsung hadir di salah satu lokasi penanaman yang berada di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatra Selatan.  

Saat tiba, Prabowo meninjau lahan yang dulunya berupa rawa tidak produktif dan kini telah direvitalisasi menjadi sawah seluas 105 hektare dengan penerapan teknologi pertanian modern. 

Dalam kesempatan tersebut, Presiden didampingi oleh sejumlah pejabat, termasuk Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Gubernur Sumatra Selatan Herman Deru, dan Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar.


"Alhamdulillah hari ini saya diundang oleh Menteri Pertanian dan Gubernur Sumatra Selatan untuk melihat peningkatan lahan dari yg tadinya rawa dan tidak produktif, dan katanya disini adalah tempatnya buaya. Sekarang sedang dibangun 105 ribu hektare sawah dan teknik-teknik yang paling modern di dunia," ujarnya.

Di lokasi tersebut, Prabowo mencoba langsung drone DJI Agras T40 untuk menebar benih padi sebagai bagian dari inovasi teknologi pertanian. 

Ia mengungkapkan bahwa metode ini memungkinkan penebaran benih mencakup hingga 25 hektare dalam sehari. 

"Tadi saya sendiri mencoba, kaget juga saya untuk pertama kali mengendalikan drone itu yang menyebarkan, menebarkan benih. Ini ternyata bisa 1 hari 25 hektare. Yang tadinya 1 hektare kalo pake tenaga manusia 25 hari, sekarang 25 hekatre 1 hari," lanjutnya.

Presiden menyatakan keyakinannya terhadap peningkatan ketahanan pangan nasional serta peran strategis Indonesia di tingkat global. Menurutnya, Indonesia tidak hanya menuju swasembada, tetapi juga berpotensi menjadi pusat produksi pangan dunia.

"Nanti Indonesia akan memimpin revolusi hijau kedua di dunia, yang tadinya banyak yang tidak percaya, tidak yakin, sekarang di depan mata kita, kita sedang melihat ini benar-benar sangat mungkin dan akan terwujud cita-cita kita. Indonesia tidak hanya swasembada pangan, Indonesia akan menjadi lumbung pangan dunia," kata dia.

Ia juga menyoroti peran penting petani sebagai garda terdepan ketahanan nasional dan menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang berkontribusi, mulai dari pemerintah pusat dan daerah hingga kelompok tani serta pemangku kepentingan lainnya.

"Semuanya bahu membahu dari semua daerah kita angkat kemampuan kita, kita angkat penerimaan yang didapat oleh para petani kita. Para petani kita adalah kelompok produsen, kelompok yang menghasilkan pangan untuk seluruh bangsa Indonesia. Kalau pangan kita aman, negara aman," tambahnya. 

Dalam penutup sambutannya, Prabowo menegaskan komitmennya untuk terus memperjuangkan pemerataan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat, sembari menunjukkan hasil nyata yang kini sudah tampak.

"Ada yang mengatakan ekonomi Indonesia bagus hanya di atas kertas, tidak, di depan mata ekonomi kita di depan mata, ekonomi kita kuat dan akan lebih kuat lagi, kita berjuang," kata Presiden.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya