Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Senin Pagi, Rupiah Punya Kans Menguat

SENIN, 21 APRIL 2025 | 09:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Nilai tukar (kurs) Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat pada perdagangan Senin pagi 21 April 2025. 

Penguatan tersebut dipengaruhi oleh kekhawatiran pasar terhadap manuver Presiden AS Donald Trump yang dianggap melakukan intervensi terhadap Federal Reserve.  

Trump kembali mengancam akan mengganti Ketua The Fed Jerome Powell, langkah yang memicu kekhawatiran akan independensi bank sentral AS. 


Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.05 WIB di pasar spot exchange, Rupiah menguat 70,5 poin (0,42 persen) ke level Rp16.806 per Dolar AS. 

Sedangkan pada perdagangan Kamis, sebelum libur Paskah, mata uang Rupiah sempat ditutup menguat sebesar 3,5 poin atau 0,02 persen, berada di level Rp16.833,5 per Dolar AS.

Kondisi yang sama terjadi pada kurs tengah Bank Indonesia (BI) yang menunjukkan penguatan. Posisi Rupiah JISDOR alami kenaikan ke level Rp16.833 atau naik sebesar 0,7 persen dari data Rabu 16 April di level Rp16.845.

Indeks Dolar AS pagi ini bergerak lebih rendah dari pekan lalu, bergerak di kisaran 98, dari sebelumnya di atas 99.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya