Berita

Sejumlah ponsel dan senjata tajam ditemukan dalam razia dadakan di Rutan Medan/Istimewa

Nusantara

Razia Dadakan, Petugas Temukan Ponsel dan Sajam di Rutan Medan

SENIN, 21 APRIL 2025 | 02:40 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Utara, bersama TNI dan Polri, menggelar razia mendadak di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas 1 Tanjung Gusta Medan pada Sabtu dinihari, 19 April 2025. 

Operasi ini bertujuan untuk mengantisipasi peredaran narkoba dan menjaga keamanan serta ketertiban di dalam Rutan.

Razia yang melibatkan tim keamanan dan ketertiban (kamtib) Kanwil Ditjenpas Sumut serta personel TNI dan Polri ini menyasar blok hunian di Rutan Kelas 1 Medan, khususnya Blok Gajah Mada, yang mencakup kamar nomor 4/16, 2/1, dan 2/15. Selama penggeledahan, petugas memeriksa seluruh penghuni kamar beserta barang-barang pribadi mereka.


Hasil dari operasi ini, tim berhasil menemukan beberapa barang terlarang yang disembunyikan di dalam kamar. Barang bukti yang disita antara lain 6 unit telepon seluler (ponsel), 1 unit kipas angin, 1 unit kompor gas portable, 1 alat memasak nasi, serta sejumlah benda tajam seperti pisau dan peralatan makan berbahan alumunium.

Koordinator tim keamanan Kanwil Ditjenpas Sumut, Herry Suhasmin, yang memimpin langsung razia ini, mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilakukan secara mendadak dan merupakan bagian dari upaya rutin untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan peredaran narkoba di dalam rutan. 

"Kami bekerja sama dengan TNI dan Polri untuk memastikan penggeledahan berjalan maksimal," jelas Herry, dikutip RMOLSumut, Minggu 20 April 2025.

Razia ini juga merupakan tindak lanjut dari instruksi pimpinan pusat untuk memperketat pengawasan dan mengantisipasi kejadian serupa di wilayah lain yang melibatkan peredaran narkoba dan barang terlarang di dalam rumah tahanan.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya