Berita

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan (tengah)/RMOL

Politik

PAN Kirim Sinyal Tak akan Dukung Gibran di Pilpres 2029

MINGGU, 20 APRIL 2025 | 18:41 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Partai Amanat Nasional (PAN) berpotensi tidak akan mendukung  Gibran Rakabuming Raka jika kembali maju di Pilpres 2029 mendatang.

Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan atau Zulhas mengatakan, pihaknya ingin mengusung kader internal untuk Pilpres 2029, khususnya untuk calon wakil presiden.

"Kalau ada yang ingin (maju) wapres (dari internal PAN), silakan saja. Buat saya yang paling penting, Partai Amanat Nasional jadi 4 besar, itu yang penting," ujar Zulhas di Kantor DPP PAN, Jakarta Selatan, Minggu, 20 April 2025.


Meski demikian, PAN memastikan akan tetap mendukung Presiden Prabowo Subianto di periode kedua mendatang.

"Kalau presiden kan sudah agak clear. Saya juga sampaikan kepada Pak Prabowo, yang penting partai saya besar. Kalau capres silakan, kalau wapres kita bicara (diskusi)," sambung Zulhas.

Namun saat disinggung terkait siapa sosok wapres yang akan diusung PAN, Zulhas menilai masih terlalu dini. Yang pasti, PAN punya banyak kader yang menjadi pejabat dan berkinerja bagus.

"Kalau PAN dan Gerindra ini koalisi sekutu sejati. 15 tahun gimana? Kalau (sudah) berjuang 15 tahun, ya berjuang lagi, bila perlu sampai 2045," jelas Zulhas.

Zulhas kembali meminta para kadernya untuk bekerja keras agar PAN menjadi 4 besar pemenang Pemilu 2029 mendatang.

"Kita akan pertaruhkan semuanya, segala-galanya. Saya minta saudara-saudara, dukungan dan kerja keras untuk mewujudkan PAN 2029 menjadi 4 besar," pungkas Zulhas.

Populer

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Sultra Mulai Tercium Kejagung

Minggu, 28 Desember 2025 | 00:54

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

UPDATE

Kontrak Rp25 Triliun PAM Jaya–Moya Disorot, Air Bersih Warga Miskin Masih Mandek

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:56

Purbaya Restui DJP Tambah Jabatan Baru hingga Akhir 2026

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:41

Protes Dedi Mulyadi, 10 Ribu Buruh Jabar akan Datangi Istana

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:30

Kritik di Tembok Kekuasaan

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:30

Dana Haji Khusus Tertahan, DPR Warning Jangan Merugikan Jamaah

Selasa, 06 Januari 2026 | 17:07

KPK Bidik Riza Chalid di Kasus Suap Katalis

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:59

Sidang Ijazah Jokowi Ditunda Lagi, Bukti Penggugat Belum Valid

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:53

Presiden Minta Media Keluar Ruangan, Lanjutan Taklimat Digelar Tertutup

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:27

Mahasiswa Indonesia Bentangkan Spanduk "Save Venezuela"

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:26

Lurah Batu Ampar Kecewa Lahan Dispora Diserobot Pengembang

Selasa, 06 Januari 2026 | 16:20

Selengkapnya