Berita

Ilustrasi/Net

Tekno

China Integrasikan AI dalam Kurikulum Pendidikan Nasional

JUMAT, 18 APRIL 2025 | 12:37 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

China akan menggunakan kecerdasan buatan (AI) dalam proses belajar mengajar, termasuk dalam buku pelajaran dan kurikulum sekolah, sebagai bagian dari upaya untuk memperbarui sistem pendidikan.

Kementerian Pendidikan negara itu mengatakan, kecerdasan buatan akan membantu menumbuhkan kemampuan dasar guru dan siswa, serta membentuk daya saing inti dari bakat-bakat inovatif.

"Bagi siswa, kemampuan dasar tersebut berkisar dari berpikir mandiri dan pemecahan masalah hingga komunikasi dan kerja sama," kata kementrian dalam sebuah pernyataan di situs webnya, seperti dikutip dari Reuters, Jumat 18 April 2025


"Penggunaan kecerdasan buatan juga akan menghasilkan kelas yang lebih inovatif dan menantang," tambahnya.

Upaya tersebut dilakukan setelah sejumlah universitas di China meluncurkan kursus AI dan memperluas pendaftaran setelah perusahaan rintisan DeepSeek menarik perhatian global pada bulan Januari dengan peluncuran model bahasa besar kompetitif yang lebih murah untuk dikembangkan daripada rekan-rekan di AS.

China juga meluncurkan rencana aksi nasional pertamanya untuk mencapai tujuan sebagai negara dengan pendidikan kuat pada tahun 2035, yang bertujuan memanfaatkan efisiensi inovasi dalam mencapai tujuan tersebut.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya