Berita

Ilustrasi/AI

Bisnis

Harga Emas Kian Berkilau, Kembali Pecah Rekor

KAMIS, 17 APRIL 2025 | 09:14 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas melejit, memperpanjang rekornya, yang antara lain disebabkan oleh depresiasi Dolar Amerika Serikat (AS).

Dikutip dari Reuters, emas spot melambung 3,1 persen menjadi 3.327,97 per ons pada penutupan perdagangan Rabu 16 April 2025 atau Kamis pagi WIB. Emas spot sempat mencapai rekor tertinggi 3.332,89 Dolar AS di awal sesi.

Sementara, harga emas berjangka AS ditutup melesat 3,3 persen menjadi 3.324,50 Dolar AS per ons.


Analis FXTM Lukman Otunuga mengatakan, banyak faktor yang menyebabkan kenaikan harga emas.

"Emas tetap didukung kuat oleh Dolar yang secara umum lebih lemah, ketidakpastian seputar pengumuman tarif, dan kekhawatiran tentang resesi global," katanya.

Presiden AS Donald Trump telah memerintahkan penyelidikan terhadap kemungkinan tarif pada semua impor mineral penting Amerika. Perintah Trump menandai eskalasi lain dalam perselisihannya dengan mitra dagang global dan upaya untuk menekan China.

Harga logam lainnya bervariasi. Perak spot melonjak 1,7 persen menjadi 32,85 Dolar AS per ons. Platinum naik 0,8 persen menjadi 967,45 Dolar AS. Paladium turun 0,1 persen menjadi 970,42 Dolar AS.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya