Berita

Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Akbarshah Fikarno Laksono/Ist

Politik

Komisi I DPR: Kita Tidak Bisa Terus Menerus Menjadi Pasar

KAMIS, 17 APRIL 2025 | 02:59 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Indonesia harus keluar dari posisi sebagai konsumen teknologi global. era digital yang terus berkembang pesat harus diimbangi dengan kemandirian teknologi nasional dan pengawasan ketat terhadap perangkat-perangkat elektronik yang membanjiri pasar domestik.
 
Hal itu ditegaskan Wakil Ketua Komisi I DPR Dave Akbarshah Fikarno Laksono dalam agenda Kunjungan Kerja ke laboratorium uji perangkat elektronik di Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), Kota Depok, Provinsi Jawa Barat, Rabu, 16 April 2025. 

Ia menilai laboratorium ini sudah memiliki fondasi yang kuat, baik dari sisi fasilitas maupun tenaga ahli.
 

 
“Kita tidak bisa terus-menerus menjadi pasar. Kita perlu membangun dan memperluas fasilitas seperti ini agar bisa memastikan produk yang beredar di Indonesia memenuhi standar keamanan dan kesehatan,” ujar Dave.
 
Walaupun begitu, dirinya menilai cakupan pengujiannya masih terbatas pada alat-alat komunikasi seperti ponsel dan tablet. 

Oleh karena itu, ia mendorong agar fasilitas ini dikembangkan supaya bisa menjangkau seluruh spektrum perangkat elektronik, dari peralatan rumah tangga hingga IoT (Internet of Things), demi mengantisipasi potensi bahaya bagi masyarakat.
 
“Banyak kasus penyakit yang muncul karena produk elektronik yang tidak sesuai standar. Ini bukan cuma soal teknologi, tapi juga soal keselamatan publik,” imbuhnya.
 
Di sisi lain, kemandirian teknologi, menurut Dave, juga menyangkut ketahanan nasional. Dirinya menyinggung pentingnya kolaborasi dengan BSSN dalam isu keamanan siber, serta dorongan legislasi ulang terhadap RUU Keamanan Siber yang sempat tertunda. 

Isu ini, baginya, menjadi semakin mendesak di tengah meningkatnya ancaman digital dan ketergantungan terhadap produk luar negeri.
 
Lebih jauh, politikus Partai Golkar itu menyampaikan bahwa dukungan anggaran untuk pengembangan laboratorium seperti di BPPT adalah investasi strategis bagi negara, bukan sekadar belanja rutin. 

Melalui kunjungan ini, ia menegaskan Komisi I DPR tak hanya berfokus pada pengawasan politik dan pertahanan, namun juga memegang peran penting dalam membangun ekosistem teknologi nasional yang mandiri dan aman bagi seluruh warga negara.
 
“Teknologi kini bukan lagi barang mewah, sudah menjadi kebutuhan primer. Artinya, kontrol kualitas dan keamanannya harus setara dengan kebutuhan dasar lain seperti makanan dan obat-obatan,” pungkasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Hashim Bantah Janjikan HP Gratis, Ngaku Dipelintir Media

Jumat, 30 Oktober 2026 | 00:13

Hemat Biaya Operasional, Drone Pertanian Frogs Bidik Program Cetak Sawah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45

28 Jam Pemuda Bicara di Malang Usung Deklarasi ‘Sumpah Promptmuda’

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:24

Kemenkop dan Pertamina Patra Niaga Luncurkan Model Pengumpulan Minyak Jelantah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:59

Asap dan Sengsara

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:52

Sempat Ditahan, 19 Demonstran Sumpah Pemuda Dibebaskan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:38

32,7 Juta Investor Kecewa Nilai Saham Anjlok Imbas MSCI, Hashim: Saya Juga

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:12

PLN Siap Pasok Daya Andal untuk Jaringan Usaha Telkom Group

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:47

Tim Yaqut Hadirkan Saksi Meringankan dalam Sidang Kuota Haji

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:36

Singapura Panggil 10 Perusahaan RI soal Karhutla, Rosan: Investasi Tetap Terbuka

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:21

Selengkapnya