Berita

Ganjar Pranowo di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), Jakarta Pusat pada Selasa malam, 15 April 2025/RMOL

Politik

Ganjar soal Kongres PDIP: Pasti Nunggu Hari Baik

RABU, 16 APRIL 2025 | 01:16 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rencana Kongres PDIP yang dikabarkan bakal digelar pada April 2025 mundur hingga menunggu waktu dan hari yang baik. Namun yang pasti, Kongres PDIP tetap akan digelar tahun ini. 

Hal itu diungkapkan Ketua DPP PDIP Ganjar Pranowo kepada wartawan di Gedung Kesenian Jakarta (GKJ), Jakarta Pusat pada Selasa malam, 15 April 2025. 

“Ya tahun ini lah. (Kongres PDIP mundur) Ya pasti nunggu hari baik,” kata Ganjar. 


Mengenai kabar bahwa Kongres PDIP nanti mayoritas suara kader menginginkan Megawati Soekarnoputri kembali didapuk sebagai ketua umum, Ganjar tak menampik hal tersebut. 

“Kalau trendnya suara yang dari bawah sih itu yah (minta Megawati jadi ketua umum lagi),” ungkap mantan Gubernur Jawa Tengah ini. 

Sebelumnya, Ketua DPP PDIP Puan Maharani mengungkapkan bahwa pelaksanaan Kongres PDIP yang sedianya digelar April 2025 ini, kemungkinan belum bisa terlaksana. 

“Kongres sampai saat ini belum ditentukan akan dilaksanakan kapan, karena melihat situasi, kondisi yang ada, tentu saja ini tidak perlu dilakukan terburu-buru, semuanya on the track, masih bisa dilaksanakan tugas-tugas yang ada di internal PDI Perjuangan,” kata Puan di Gedung DPR, pada Senin 14 April 2025. 

Oleh karena itu, Puan menyatakan Kongres PDIP akan diundur. Namun yang pasti akan digelar tahun ini. 

“Bisa saja mundur di bulan April, namun pastinya insya Allah tidak lebih dari tahun 2025,” kata Ketua DPR tersebut.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya