Berita

Anggota Bawaslu RI Lolly Suhenty/Ist

Bawaslu

Lolly Suhenty Cerita Tantangan Susun Buku Inovasi Pengawasan Pemilu

SABTU, 12 APRIL 2025 | 18:09 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sebuah buku telah dirampungkan Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI, Lolly Suhenty. 

Dia menceritakan tantangannya menyelesaikan karya tulisnya, yang disusun selama masa pemilihan umum (Pemilu) dan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Serentak 2024. 

"Proses menulis buku ini bisa dikatakan sejak awal, menulisnya saya sendiri menghabiskan waktu 8 bulan," katanya dalam acara Dialog & Bedah Buku 'Inovasi Pengawasan Pemilu 2024' di Rendezvoo Coffee & Eatery, Cipete, Jakarta Selatan, Jumat, 11 April 2025


"Artinya saya ingin mengatakan bahwa proses menulisnya tidaklah mudah, karena berbarengan dengan tugas dan tanggung jawab saya di Bawaslu, saat itu sedang penuh-penuhnya tanpa jeda antara Pemilu dan Pilkada," sambungnya.

Buku berjudul "Inovasi Pengawasan Pemilu 2024" yang disusunnya, jelas Lolly, mengalami banyak perbaikan sebelum dicetak.

"Bab ini bongkar pasang, betul ini bongkar pasang dulu. Judul udah pasti bongkar pasang," sambungnya menjelaskan. 

Mantan Anggota Bawaslu Provinsi Jawa Barat itu mengaku banyak berdiskusi dengan kerabat dan koleganya untuk meminta masukan, untuk menyempurnakan materi dalam buku yang ditulisnya. 

"Konsultasi ke beberapa sahabat. 'Ah nggak keren kalau judulnya itu, sudah pas kalau judulnya itu, terlalu memaksakan diri kalau judulnya itu'," ungkapnya.

Lolly menuturkan, 'buku yang telah terbit pada Agustus 2024, merupakan judul yang telah paten setelah empat kali diubah setelah proses diskusi dengan beragam stakeholder. 

Dalam proses penyusunannya, Lolly juga merasa sangat terbantu dengan tim yang terlibat. Sebab dalam prosesnya, terdapat rekaman suara yang harus dikonversi ke dalam bentuk tulisan. 

"Saya rekam suara lalu kemudian coba tulis ulang. Saya minta pandangan tim saya sudah enak enggak?" katanya.

Oleh karena itu, Lolly merasa membuat buku bukanlah satu pekerjaan yang mudah, karena sangat menyita waktu. 

"Tapi enggak masalah, sebagai sebuah pertanggungjawaban aktivitas yang saya lakukan, saya kira buku ini harus saya keluarkan," demikian Lolly menambahkan.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

KPK Sita Rp106,3 Miliar dari OTT BPN, Uang Disimpan di Rumah Tangan Kanan Nusron

Selasa, 15 September 2026 | 20:26

Bapera Hormati Proses Hukum Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 20:24

Homecoming Festival IKA Unpad 2026 Jahit Harmoni Lintas Generasi

Selasa, 15 September 2026 | 20:11

BNI-Pajakind Integrasikan Layanan Perbankan-Perpajakan Digital untuk UMKM

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

Ini Identitas 19 Orang Terjaring OTT KPK di Kasus Kementerian ATR/BPN

Selasa, 15 September 2026 | 20:06

KPK Tahan 8 Tersangka Kasus Suap ATR/BPN, Tangan Kanan Nusron hingga Bos Summarecon

Selasa, 15 September 2026 | 19:58

UOB: Indonesia Punya Tameng Hadapi Guncangan Global, Apa Itu?

Selasa, 15 September 2026 | 19:37

KUHP-KUHAP Baru Perkuat Peran Advokat Dampingi Klien

Selasa, 15 September 2026 | 19:28

Purbaya Terlempar dari Kabinet Diduga Gegara Whoosh

Selasa, 15 September 2026 | 19:17

Pejabat ATR/BPN Terjaring OTT KPK, Wamen Ossy Minta Publik Tak Berspekulasi

Selasa, 15 September 2026 | 19:01

Selengkapnya