Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Kekhawatiran Pasar Mereda, Wall Street Bergembira di Akhir Pekan

SABTU, 12 APRIL 2025 | 08:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Penjualan saham-saham Amerika Serikat (AS) di Wall Street berakhir menguntungkan. 

Dikutip dari Reuters, indeks Dow Jones naik 619,05 poin atau 1,56 persen ke level 40.212,71 pada penutupan perdagangan Jumat 11 April 2025 waktu setempat 

S&P 500 menguat 95,31 poin atau 1,81 persen ke 5.363,36. Sedangkan Nasdaq naik 337,15 poin atau 2,06 persen ke 16.724,46.


Di bursa NYSE , saham yang naik jumlahnya mengungguli saham yang turun dengan rasio 2,47 banding 1. Sementara di Nasdaq, 2.948 saham menguat dan 1.467 melemah, dengan rasio 2,01 banding 1.

Penguatan ini dipicu oleh komentar pada pejabat Federal Reserve atau The Fed. bahwa  AS tidak sedang menuju periode stagflasi dan The Fed akan terus menjaga stabilitas pasar keuangan.

Pekan ini pasar juga tengah menantikan musim laporan keuangan kuartal pertama. 

Sebelumnya, pasar dihantui oleh kebijakan Presiden AS Donald Trump yang memberlakukan tarif tinggi kepada semua negara-negara. Ketegangan meningkat setelah China membalas kenaikan tarif AS. 

Nilai tukar Dolar AS juga terus melemah terhadap berbagai mata uang utama seperti Euro, Yen Jepang, dan Dolar Kanada. 

Seluruh 11 sektor utama dalam indeks S&P 500 ditutup di zona hijau, dengan sektor material dan teknologi mencatatkan kenaikan terbesar.

Volume transaksi di bursa AS mencapai 19,19 miliar lembar saham, melebihi rata-rata harian 18,74 miliar dalam 20 hari perdagangan terakhir.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Noel Pede Didampingi Munarman

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:17

Arief Hidayat Akui Gagal Jaga Marwah MK di Perkara Nomor 90, Awal Indonesia Tidak Baik-baik Saja

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:13

Ronaldo Masuki Usia 41: Gaji Triliunan dan Saham Klub Jadi Kado Spesial

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:08

Ngecas Handphone di Kasur Diduga Picu Kebakaran Rumah Pensiunan PNS

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:00

Pegawai MBG Jadi PPPK Berpotensi Lukai Rasa Keadilan Guru Honorer

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:51

Pansus DPRD akan Awasi Penyerahan Fasos-Fasum

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:32

Dubes Sudan Ceritakan Hubungan Istimewa dengan Indonesia dan Kudeta 2023 yang Didukung Negara Asing

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:27

Mulyono, Anak Buah Purbaya Ketangkap KPK

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:20

Aktivis Guntur 49 Pandapotan Lubis Meninggal Dunia

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:08

Liciknya Netanyahu

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:06

Selengkapnya