Berita

Kebersamaan Megawati Soekarnoputri dan Prabowo Subianto/Net

Politik

Pertemuan Prabowo-Megawati Pecahkan Kebuntuan Politik Pasca Pilpres 2024

KAMIS, 10 APRIL 2025 | 15:19 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri dianggap memecahkan kebuntuan politik pasca Pilpres 2024 lalu.

Begitu yang disampaikan Koordinator Simpul Aktivis Angkatan 98 alias Siaga 98, Hasanuddin, merespon adanya pertemuan Prabowo dengan Megawati di kediaman Megawati di Jalan Teuku Umar, Jakarta pada Senin malam, 7 April 2025.

"Pertemuan ini, memecahkan kebuntuan politik pasca Pemilu Presiden 2024 lalu, yang berpotensi berdampak pada hubungan eksekutif (pemerintah) dengan legislatif (DPR)," kata Hasanuddin kepada RMOL, Kamis, 10 April 2025.


"Karena kombinasi sistem pemerintahan presidensial yang dipadukan dengan sistem multipartai di Indonesia," imbuhnya.

Menurut Hasanuddin, di tengah situasi di Ukraina, Palestina dan perang tarif yang berdampak pada situasi internasional, dan intensifnya Prabowo melakukan peran politik Indonesia di kancah Internasional untuk kepentingan bangsa, tentu stabilitas politik di Tanah Air perlu menopang peran tersebut.

Untuk itu, katanya lagi, diperlukan banyak terobosan kebijakan ekonomi yang perlu dibuat dan diperbaharui, serta perlu dukungan dari partai-partai politik di parlemen.
 
"Di sinilah pentingnya peran komunikasi politik yang dilakukan Sufmi Dasco, Ketua Harian Partai Gerindra, yaitu membangun kebersamaan di parlemen (DPR) untuk membantu pemerintah mengatasi berbagai tantangan ekonomi-politik ke depan," pungkas Hasanuddin.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya