Berita

Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji/RMOL

Politik

Golkar: Fungsi Komunikasi Pemerintah Harus Hadirkan Cahaya

SELASA, 08 APRIL 2025 | 16:23 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Jurubicara istana Hasan Nasbi didesak masyarakat untuk dicopot dari jabatannya. Terlebih Presiden Prabowo Subianto telah mengaku anak buahnya itu teledor.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar Sarmuji menyerahkan sepenuhnya kepada presiden untuk mengangkat dan mencopot menterinya itu.

"Kalau itu terserah Presidennya," kata Sarmuji kepada wartawan, Selasa, 8 April 2025.


Namun, pihaknya menyiratkan menjadi seorang jurubicara istana harus mampu memberi cahaya bukan malah membuat redup dengan pernyataan miring kepada masyarakat.

"Tapi saya ingin menekankan begini, sebenarnya tidak ada gelap, yang ada adalah ketiadaan cahaya. Fungsi komunikasi pemerintahan itu adalah menghadirkan cahaya," jelasnya.

"Sehingga orang memandang pemerintah itu atau memandang negara ini tidak gelap karena kehadiran cahaya dari komunikasi pemerintah," sambung dia.

Menurut Sarmuji, tugas bagian komunikasi pemerintah menghadirkan cahaya, memberikan informasi yang valid yang otoritatif, yang bisa membawa dampak positif bagi bangsa ini.

"Jadi memang itu tugas yang krusial sebenarnya. Tapi ya ini kan proses saling belajar ya mungkin ada kesalahan. Solusinya bisa dua, bisa mengganti atau memperbaiki diri," tutupnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya