Berita

Fotokopi ijazah S1 Kehutanan Presiden ke-7 RI Joko Widodo/Ist

Politik

Dugaan Ijazah Palsu Jokowi akan Dibiarkan Menggantung

SELASA, 08 APRIL 2025 | 01:04 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Berlarutnya polemik mengenai keaslian ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo alias Jokowi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) sangat memalukan Indonesia.

Demikian disampaikan Ketua Himpunan Masyarakat Nusantara (Hasrat) Sugiyanto kepada RMOL yang dikutip Selasa 8 April 2025.

"Padahal masalah dugaan pemalsuan ijazah Jokowi bisa diselesaikan dengan sangat sederhana," kata Sugiyanto.


Menurut Sugiyanto, yang dibutuhkan hanyalah sikap legawa dari Jokowi untuk menunjukkan ijazah asli dan bersedia untuk diverifikasi. 

Dengan demikian, publik akan dengan cepat mempercayainya, dan kasus ini bisa selesai dengan segera. 

"Namun, karena sudah telanjur berkembang, tampaknya kasus ini akan terus menggantung dan berlarut-larut tanpa ujung," kata Sugiyanto.

Menurut Sugiyanto, kasus ini bisa diselesaikan oleh  Presiden Prabowo Subianto atau Sekjen PBB António Guterres.

Karena saat ini masyarakat telah terbelah menjadi dua kubu. Satu yang meyakini ijazah Jokowi palsu dan satu lagi yang meyakini keasliannya.

"Hanya pernyataan resmi dari pemimpin yang dipercaya oleh publik yang bisa meredakan ketegangan ini," kata Sugiyanto.

Jika tidak ada pemimpin yang dapat dipercaya oleh publik untuk turun tangan, baik pemimpin di negeri ini maupun di dunia, tegas Sugiyanto, kemungkinan besar kasus ini akan terus bergulir tanpa kepastian.


Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya